google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Deteksi Penyakit Hewan Kini Lebih Cepat, Ini Inovasi UB

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Inovasi di bidang kesehatan hewan kembali lahir dari Universitas Brawijaya (UB). Prof. Dr. Aulanni’am, drh., DES., mengembangkan Rapid Test Kit yang mampu mendiagnosis penyakit hewan secara cepat, akurat, dan efisien.

Aul menuturkan terobosan ini menjawab kebutuhan mendesak dalam dunia veteriner, terutama untuk deteksi dini penyakit pada hewan peliharaan seperti kucing. Selama ini, proses diagnosis kerap memakan waktu lama dan biaya tinggi karena harus melalui uji laboratorium.

“Melalui inovasi ini, proses tersebut dipangkas menjadi hitungan menit tanpa mengurangi tingkat akurasi hasil,” ucap dia.

Fokus pada Penyakit Mematikan Kucing

Aul membeberkan rapid Test Kit ini secara khusus dirancang untuk mendeteksi feline panleukopenia, penyakit infeksius berbahaya yang kerap menyerang kucing dan berpotensi menyebabkan kematian. Penyakit ini dikenal sulit dideteksi secara cepat, padahal penanganan dini sangat menentukan keselamatan hewan. Kehadiran alat ini menjadi solusi praktis bagi dokter hewan untuk mengambil keputusan medis secara lebih cepat.

“Alat ini kami kembangkan agar diagnosis bisa dilakukan tanpa harus menunggu hasil laboratorium yang lama,” ujar Aul.

Cara Kerja Sederhana, Hasil Cepat

Aul menyebutkan penggunaan alat ini relatif mudah dan dapat dilakukan di berbagai kondisi. Sampel diambil dari feses atau melalui swab anus kucing menggunakan cotton bud.

“Sampel kemudian dimasukkan ke dalam larutan buffer dan dikocok hingga homogen. Selanjutnya, cairan tersebut diteteskan ke strip rapid test. Dalam beberapa menit, hasil dapat langsung dibaca melalui indikator garis. Dua garis menandakan hasil positif, satu garis negatif, sementara hasil yang tidak sesuai indikator dinyatakan tidak valid. Teknologi ini bekerja berdasarkan reaksi antigen-antibodi, prinsip yang juga digunakan dalam metode diagnostik modern seperti rapid test pada manusia,” urai Aul.

Lebih Murah, Perluas Akses Layanan Kesehatan Hewan

Aul mengungkapkan salah satu keunggulan utama inovasi ini adalah efisiensi biaya. Dibandingkan metode konvensional, Rapid Test Kit ini jauh lebih ekonomis sehingga berpotensi memperluas akses layanan kesehatan hewan. Hal ini menjadi penting, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas laboratorium. Dengan alat ini, diagnosis dapat dilakukan langsung di lapangan.

“Saat ini, penggunaan alat masih terbatas di kalangan dokter hewan dan mitra penelitian sebagai bagian dari pengumpulan data dan penyempurnaan produk,” terang dia.

Siap Dikembangkan ke Skala Industri

Ke depan, pengembangan Rapid Test Kit ini akan diarahkan menuju tahap komersialisasi dengan dukungan institusi dan mitra industri. Aul berharap inovasi ini tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, khususnya pemilik hewan peliharaan.

“Inovasi ini diharapkan bisa membantu menjaga kesehatan hewan sekaligus membuktikan bahwa riset dalam negeri mampu bersaing,” lugasnya.

“Pengembangan ini juga menjadi bukti kolaborasi antara peneliti, mahasiswa, dan institusi mampu melahirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” tandas Aul.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *