google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pedagang Pasar Horas Kehilangan Pelanggan, Menolak Relokasi ke Jalan Melanthon Siregar

  • Bagikan
Tempat sementara korban kebakaran pedagang pasar horas, Rabu (19/3/2025) (05/iKoneksi.com)
banner 468x60

Kota Pematangsiantar, iKoneksi.com – Pasca kebakaran yang menghanguskan Gedung IV Pasar Horas, para pedagang kini harus berjualan di luar gedung, bahkan di bahu jalan. Dampaknya sangat terasa bagi Boru Hutabarat, salah satu pedagang yang kini mengalami penurunan drastis dalam pendapatan. Lapak dagangannya yang dulu ramai pelanggan kini sepi pembeli.

“Dari seratus persen pendapatan kami, sekarang berkurang sampai tiga perempatnya hilang,” keluh Boru Hutabarat saat ditemui iKoneksi.com pada Senin (17/3/2025).

“Dulu pelanggan tetap selalu datang ke kios kami, sekarang mereka berpencar, di mana dapat barang, di situ mereka beli,” lanjutnya.

Kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh Boru Hutabarat, tetapi juga oleh mayoritas pedagang lainnya yang terpaksa berdagang di tempat yang kurang strategis.

Ketidakpastian Pembangunan Gedung IV, Pedagang Bingung

Pasca kebakaran, pemerintah telah mengadakan rapat dengan para pedagang untuk membahas nasib Gedung IV Pasar Horas. Namun, jawaban yang didapat para pedagang justru semakin membuat mereka resah.

“Kemarin kami rapat, kami tanya kapan kira-kira mulai dibangun? Mereka bilang masih lama, harus cari dana lagi. Mungkin baru tahun 2026 atau 2027,” ungkap Boru Hutabarat menirukan jawaban dari pihak pemerintah.

Pernyataan ini membuat pedagang semakin kehilangan harapan untuk bisa segera kembali ke kios mereka. Semakin lama pembangunan ditunda, semakin besar kerugian yang harus mereka tanggung.

Pedagang Kompak Menolak Relokasi ke Jalan Melanthon Siregar

Sebagai solusi sementara, pemerintah berencana memindahkan para pedagang ke Jalan Melanthon Siregar. Namun, rencana ini mendapat penolakan keras dari para pedagang karena mereka menilai lokasi tersebut tidak strategis dan justru akan semakin memperburuk kondisi mereka.

“Kami lebih pilih bertahan di sini,” tegas Boru Hutabarat.

“Di Pasar Horas saja sudah sepi pembeli. Jam 9 pagi kadang sudah tidak ada yang belanja. Kalau dipindahkan ke Jalan Melanthon Siregar, makin sulit. Tidak ada orang yang mau belanja jauh-jauh ke sana,” tekan Boru Hutabarat.

Ia membeberkan para pedagang khawatir bahwa dengan berpindah ke lokasi yang kurang strategis, mereka akan kehilangan pelanggan tetap dan mengalami kerugian lebih besar lagi.

Harapan Pedagang: Segera Bangun Kembali Gedung IV

Saat ini, para pedagang Gedung IV Pasar Horas hanya memiliki satu harapan, yaitu agar pemerintah segera membangun kembali gedung yang terbakar. Jika pembangunan masih membutuhkan waktu lama, mereka berharap ada solusi lain yang tidak merugikan mereka, misalnya mengizinkan mereka kembali berjualan di lokasi lama setelah area tersebut dibersihkan.

“Harapan kami, Gedung IV segera dibangun supaya kami bisa kembali berjualan seperti dulu. Kalau tidak bisa cepat, setidaknya bersihkan dulu area ini, biar kami bisa kembali ke dalam dan tidak membuat kemacetan di jalan,” jelasnya.

“Sejauh ini, belum ada kepastian kapan pembangunan Gedung IV akan dimulai. Sementara itu, para pedagang terus berjuang mempertahankan mata pencaharian mereka di tengah kondisi yang semakin sulit,” pungkasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *