Kota Tebing Tinggi, iKoneksi.com – Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat kerukunan dan mendukung kegiatan keagamaan lintas umat di wilayahnya. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Pawai Hari Raya Waisak 2569 BE Tahun 2025 yang akan digelar oleh umat Buddha di Kota Tebing Tinggi.
Komitmen itu disampaikan langsung oleh Iman saat menerima audiensi dari panitia Pawai Waisak Bersama, yang berlangsung di ruang kerjanya, Balai Kota Tebing Tinggi, Rabu (14/5/2025).
Dukungan Penuh untuk Perayaan Damai
Dalam pertemuan tersebut, Iman menegaskan Pemerintah Kota Tebing Tinggi siap mendukung pelaksanaan pawai keagamaan ini secara maksimal, baik dari sisi perizinan, pengamanan, maupun koordinasi teknis lainnya.
“Kita mensupport, mendukung kegiatan-kegiatan umat Buddha. Ini adalah bentuk komitmen kita dalam menjaga keberagaman dan menghormati semua agama yang ada di Kota Tebing Tinggi,” kata Iman dengan tegas.
Dukungan ini, menurutnya, tidak hanya bersifat seremonial, melainkan bentuk nyata dari upaya pemerintah kota dalam memastikan bahwa semua umat beragama memiliki ruang yang setara untuk menjalankan kegiatan keagamaannya secara damai, terbuka, dan semarak.
Harapan akan Persatuan Umat Beragama
Lebih jauh, Iman juga menyampaikan harapannya agar kegiatan Pawai Waisak Bersama ini bisa menjadi momentum persatuan dan kesatuan di antara umat Buddha di Kota Tebing Tinggi. Ia berharap tidak ada lagi sekat-sekat atau perpecahan di dalam komunitas.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi jembatan yang mempersatukan umat Buddha, agar tidak terkotak-kotak. Mari bersama kita jaga harmoni di tengah keberagaman yang ada,” jelas Iman.
Agenda Padat, Wali Kota Wakilkan Kehadiran
Menanggapi undangan panitia untuk hadir langsung dalam pelaksanaan pawai, Iman menyampaikan permohonan maaf karena kemungkinan besar tidak dapat hadir secara langsung. Pasalnya, pada tanggal pelaksanaan pawai, yakni Minggu, 18 Mei 2025, ia sedang menjalani tugas dinas luar kota ke Jakarta.
“Tanpa mengurangi rasa hormat, saya sampaikan bahwa pada tanggal 15 sampai 18 Mei saya berada di Jakarta dalam rangka dinas luar. Tapi tentu dari Pemko akan ada yang mewakili,” terang Iman.
Panitia Pastikan Persiapan Matang dan Rute Pawai Aman
Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Waisak Bersama, Dr. Sim Siyen, mengungkapkan audiensi ini bertujuan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah sekaligus menyampaikan rincian teknis pelaksanaan pawai. Ia mengapresiasi keterbukaan dan dukungan yang diberikan oleh Wali Kota.
“Kami akan menggelar Pawai Waisak Bersama sebagai gabungan dari beberapa majelis. Harapannya, ini jadi momen mempersatukan umat Buddha di Tebing Tinggi,” tuturnya.
Adapun rute pawai telah dirancang dengan mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan peserta. Rute dimulai dari area foodcourt, lalu melewati Jalan Senangin, Jalan Sudirman, Jalan Sutomo, Jalan Veteran, dan berakhir kembali di titik awal.
“Sekitar 600 peserta diperkirakan akan ambil bagian dalam pawai ini, yang rencananya akan berlangsung meriah namun khidmat,” jelas Sim.
Wajah Kota Toleran yang Terus Dijaga
Iman menegaskan dukungan Pemerintah Kota terhadap perayaan Waisak menjadi bukti Tebing Tinggi adalah kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini konsisten memfasilitasi kegiatan keagamaan dari seluruh komunitas secara adil dan proporsional.
“Langkah ini diharapkan menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan harmonis. Pawai Waisak bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol semangat persaudaraan di tengah masyarakat multikultural. Dengan komitmen dari pemerintah dan partisipasi aktif dari masyarakat, Tebing Tinggi terus bergerak maju sebagai kota yang aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan,” pungkas politisi PDIP itu. (04/iKoneksi.com)




















