Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Reses DPRD Kota Malang, Indra Permana Soroti Peran Ayah, Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Tantangan Zaman

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Dr. H. Indra Permana, SE, MM, memanfaatkan masa reses dengan menggelar dialog serap aspirasi masyarakat pada 6 dan 7 Juli 2026. Berbeda dari agenda reses pada umumnya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengusung tema “Menguatkan Peran Ayah, Membangun Ketahanan Keluarga di Momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas)”.

Dalam kegiatan tersebut, Indra Permana yang akrab disapa Kaji Indra bahkan mengajak keluarganya sebagai bentuk nyata dukungan terhadap nilai-nilai keluarga yang menjadi fokus pembahasannya. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas keluarga dan generasi muda yang dihasilkan.

“Kelompok masyarakat yang kuat lahir dari keluarga yang kuat. Keluarga yang harmonis akan melahirkan masyarakat yang aman, produktif, dan berakhlak,” ujarnya di hadapan peserta dialog.

Peran Ayah Dinilai Sangat Menentukan Masa Depan Anak

Dalam paparannya, Kaji Indra menekankan pentingnya penguatan peran ayah dalam kehidupan keluarga. Ia menilai masih banyak pihak yang memandang ayah hanya sebagai pencari nafkah, padahal perannya jauh lebih luas. Menurutnya, ayah memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga, pendidik, pelindung, sekaligus teladan bagi anak-anaknya.

“Kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak sangat menentukan pembentukan karakter dan masa depan mereka,” katanya.

Ia menegaskan keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan generasi yang tangguh, berkarakter, dan memiliki arah hidup yang jelas.

Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Ancaman Sosial

Kaji Indra juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang saat ini dihadapi keluarga Indonesia, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Menurutnya, keluarga harus menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai persoalan seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, judi online, kekerasan terhadap anak, pornografi, hingga paparan konten digital yang tidak mendidik.

Ia menilai pendidikan karakter harus dimulai dari rumah melalui komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak.

“Orang tua harus menjadi sahabat bagi anak-anaknya. Bangun komunikasi yang terbuka, tanamkan nilai agama sejak dini, dan lakukan pengawasan terhadap penggunaan gawai maupun media sosial,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, politisi PKS itu juga menekankan pandangannya terkait pentingnya menjaga nilai-nilai agama, budaya, dan norma sosial dalam kehidupan keluarga sebagai bagian dari upaya memperkuat jati diri generasi muda.

DPRD Dorong Kebijakan Ramah Keluarga

Selain membahas persoalan keluarga, Kaji Indra juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada keluarga melalui DPRD Kota Malang. Menurutnya, penguatan pendidikan karakter, perlindungan anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, pembinaan kepemudaan, hingga penyediaan fasilitas ramah keluarga harus menjadi perhatian bersama dalam pembangunan daerah.

“Penguatan keluarga bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga membutuhkan dukungan kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” sebut dia.

Ia menilai investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan memiliki ketahanan menghadapi berbagai tantangan zaman.

Warga Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Lapangan Kerja

Selain menyampaikan materi mengenai ketahanan keluarga, kegiatan reses tersebut juga menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung. Warga yang hadir tampak antusias menyampaikan beragam usulan, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan, perbaikan drainase, peningkatan layanan pendidikan, dukungan terhadap UMKM, hingga kebutuhan lapangan kerja. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan peningkatan pembinaan kepemudaan, fasilitas ibadah, serta sarana sosial kemasyarakatan.

Kaji Indra memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kota Malang sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

“Semua masukan dari masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari pembangunan Kota Malang ke depan,” tandas dia.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *