Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Festival Mbois 11 Resmi Diluncurkan, Kota Malang Siap Jadi Pusat Ekraf

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Festival Mbois 11 – Malang Menyala resmi diluncurkan. Memasuki H-30 pelaksanaan, Malang Creative Fusion (MCF) memperkenalkan rangkaian festival melalui Taklimat Media di Malang Creative Center (MCC), Selasa (21/7).

 

Festival Mbois 11 digelar pada 21–23 Agustus 2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang. Tahun ini, festival mengusung konsep sportainment dengan memadukan olahraga, musik, media arts, ekonomi kreatif, teknologi, hingga aktivitas komunitas.

 

Gelaran tersebut sekaligus menandai tiga momentum. Yakni 100 tahun Stadion Gajayana, satu tahun penetapan Kota Malang sebagai UNESCO Creative City of Media Arts, serta momentum Bulan Kemerdekaan.

 

Stadion Gajayana akan dihidupkan sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga pusat kreativitas, hiburan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Sementara status UNESCO Creative City of Media Arts diwujudkan melalui Malang Media Arts Experience. Program tersebut menghadirkan instalasi seni, immersive experience, projection mapping, interactive art hingga pertunjukan berbasis teknologi.

 

Mengusung tema “Malang Menyala”, festival ini mengambil filosofi kunang-kunang yang mampu menghasilkan cahaya ketika bergerak bersama. Filosofi itu menggambarkan semangat kolaborasi berbagai elemen di Kota Malang.

 

“Arek Malang tidak bisa menyala sendirian. Kota Malang akan benar-benar menyala ketika pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, seniman, olahraga, hingga masyarakat bergerak bersama,” demikian semangat yang diusung dalam Festival Mbois 11.

 

Festival ini juga menjadi refleksi perjalanan 11 tahun MCF dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif Kota Malang. Memasuki tahun ke-11, MCF memperkuat perannya sebagai Creative Ecosystem Aggregator yang menghubungkan berbagai sektor dalam ekosistem kreatif.

 

Lima klaster utama disiapkan dalam Festival Mbois 11. Yakni Sound of Malang Menyala untuk musik, Made by Arema Creative Market untuk produk lokal, Malang Sportainment untuk olahraga dan e-sport, Malang Creative Connect untuk konferensi serta jejaring bisnis, dan Malang Media Arts Experience & Exhibition untuk seni berbasis teknologi.

 

Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. menyebut ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor strategis pembangunan Kota Malang.

 

“Kota Malang memiliki kekuatan besar pada kreativitas anak muda, komunitas, dan para pelaku ekonomi kreatif. Festival Mbois 11 menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan seluruh potensi tersebut agar mampu melahirkan inovasi, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat identitas Kota Malang sebagai kota kreatif yang membanggakan,” ujarnya.

 

Koordinator MCF Dadik Wahyu Chang mengatakan Festival Mbois 11 bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan platform kolaborasi.

 

“Ketika seluruh elemen bergerak bersama, Kota Malang benar-benar bisa menyala. Festival ini menjadi panggung bersama bagi karya, jejaring, inovasi, investasi, dan masa depan ekonomi kreatif Indonesia,” katanya.

 

Ketua Pelaksana Festival Mbois 11 Gedeon Soerja memastikan persiapan terus dimatangkan bersama mitra dan kolaborator.

 

“Selama tiga hari, masyarakat akan menikmati pengalaman yang memadukan musik, olahraga, media arts, konferensi, creative market, hingga berbagai aktivitas komunitas dalam satu kawasan Stadion Gajayana,” ujarnya.

 

Festival Mbois 11 diharapkan mampu membuka peluang usaha, memperkuat UMKM, meningkatkan kunjungan wisata, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

 

“Dengan konsep “From Event to System”, festival ini menjadi ruang temu pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, investor, pelaku industri kreatif, dan masyarakat untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup dia.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *