Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Satu Titik Api Kebakaran Gunung Arjuno Sulit Dijangkau Tim Darat

  • Bagikan
Kebakaran Gunung Arjuno-Welirang Masih Belum Padam, Kamis (20/8/2026) (Istimewa/iKoneksi.com)
banner 468x60
Kebakaran Gunung Arjuno-Welirang Masih Belum Padam, Kamis (20/8/2026) (Istimewa/iKoneksi.com)

Kab Sidoarjo, iKoneksi.com – Satu dari tiga titik kebakaran di Gunung Arjuno masih belum terjangkau tim pemadaman hingga Kamis (20/8/2026) pagi. Dua titik lainnya berhasil dipadamkan setelah tim gabungan bergerak cepat sejak kebakaran terdeteksi pada Rabu (19/8/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyebut tim gabungan yang terdiri dari Perhutani, Tahura, Jagawana, dan masyarakat lokal terus berupaya menembus lokasi yang sulit dijangkau.

“Alhamdulillah, hingga pagi tadi tinggal satu lokasi yang belum bisa dijangkau, sedangkan dua lokasi lainnya sudah padam,” kata Gatot di Kantor BPBD Jawa Timur, Kecamatan Waru, Sidoarjo. 

Ia menambahkan, medan terjal dan angin kencang menjadi kendala utama. Tim darat masih berusaha mencapai titik tersebut agar pemadaman bisa dilakukan langsung. BPBD juga menyiapkan opsi operasi water bombing menggunakan helikopter, meski pelaksanaannya sangat bergantung pada kondisi cuaca.

“Kabut tebal di kawasan Arjuno-Welirang sejak Rabu hingga Kamis pagi membuat operasi udara belum bisa dijalankan. Untuk mendukung rencana tersebut, helikopter disiagakan di Kaliandra sebagai titik pengambilan air,” terang Gatot.

Tahura memutuskan menutup jalur pendakian Gunung Arjuno sejak Rabu (19/8/2026) demi keselamatan pendaki dan kelancaran proses pemadaman. Seluruh pendaki yang masih berada di kawasan gunung telah diperintahkan turun. Gatot menegaskan, langkah ini diambil untuk melindungi jiwa pendaki dari potensi ancaman kebakaran. Ia memastikan koordinasi terus dilakukan agar titik kebakaran yang tersisa segera bisa ditangani.

“Hingga kini, BPBD Jawa Timur memprioritaskan upaya menjangkau titik yang belum terakses tim darat, sambil terus memantau kondisi cuaca untuk menentukan kemungkinan pelaksanaan operasi water bombing,” tambahnyajla.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *