Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

4.780 Mahasiswa UMM Ikuti Fun Walk Jadi Penanda Berakhirnya KKN 2026

  • Bagikan
banner 468x60
Suasana Pelepasan Acara Funwalk Mahasiswa KKN di Lapangan Helipad Universitas Muhammadiyah Malang (31/08/2026).

Kota Malang, iKoneksi.com — Sebanyak 4.780 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti rangkaian penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Senin (31/8/2026). Kegiatan diawali dengan fun walk dari Helipad UMM sebelum dilanjutkan dengan agenda penutupan di Dome UMM.

Kegiatan tersebut menjadi momentum berkumpulnya mahasiswa dari berbagai skema KKN yang selama ini menjalankan program pengabdian di sejumlah wilayah, baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Divisi Pengabdian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMM, Dr. Arina Restian, S.Pd., M.Pd., mengatakan rangkaian penutupan KKN tidak hanya dirancang sebagai seremoni berakhirnya program pengabdian mahasiswa. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil kerja dan pengalaman mahasiswa selama terjun langsung ke masyarakat.

“Mahasiswa itu setelah fun walk akan gelar produk, jadi menyampaikan karya-karya,” ujar Arina.

Menurut Arina, pelaksanaan KKN UMM membawa semangat “Mandiri, Inovasi, Berdampak”. Mahasiswa didorong agar program yang dijalankan tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 4.780 mahasiswa yang mengikuti rangkaian tersebut berasal dari berbagai skema KKN. Di antaranya KKN internasional, KKN Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAs), KKN Berdampak di wilayah Jawa Timur, hingga KKN Gentasmas yang diarahkan untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Khusus KKN MAs, program tersebut melibatkan mahasiswa dari 49 perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang ditempatkan di Kabupaten Malang.

“Betul, semuanya berkumpul, berjumlah 4.780 mahasiswa. Ini adalah Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah se-Indonesia. Ada 49 kampus,” jelas Arina.

Berlangsung Selama 30 Hari

Arina menjelaskan, pelaksanaan KKN berlangsung selama 30 hari. Meski demikian, persiapan program telah dilakukan jauh sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian.

Perencanaan dilakukan sekitar enam bulan sebelumnya bersama dosen pembimbing lapangan (DPL) masing-masing untuk memastikan program yang dibawa mahasiswa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pas 30 hari. Sebelumnya enam bulan sebelum kita rancang bersama DPL masing-masing,” katanya.

Selain menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian, rangkaian kegiatan penutupan juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merefleksikan program yang telah mereka jalankan.

Arina berharap pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal mahasiswa untuk terus menghasilkan gagasan yang dapat memberikan dampak setelah mereka kembali ke lingkungan kampus.

Menurutnya, berakhirnya KKN bukan berarti berakhir pula hubungan mahasiswa dengan masyarakat. Berbagai program yang telah dibangun diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pendampingan dosen pembimbing lapangan.

“Harapannya ini betul-betul ide ini tidak berhenti sampai sini, karena menjadi dampak nyata dan ke depan akan didampingi oleh DPL masing-masing untuk keberlanjutan,” pungkasnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *