Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Pengurus KPSTI Jawa Timur Resmi Dilantik: Komitmen Lestari Budaya Tradisi dan Targetkan Pembentukan di 39 Daerah

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan barunya di ruang rapat paripurna DPRD Kota Malang, Rabu (26/8/2026). Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya pelestarian warisan budaya takbenda pencak silat tradisi di wilayah Jawa Timur, sekaligus sebagai langkah konkret menindaklanjuti pengukuhan Pengurus Pusat KPSTI oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat di Malang ini dihadiri oleh Ketua Umum KPSTI Pusat H. Mahfud Abdul Rahman, S.Sos., Ketua KPSTI Jatim Brigjen Pol. (Purn.) Dr. H. Suharmanto, S.H., M.Hum., jajaran pejabat Forkopimda/Muspida Malang Raya, perwakilan DPD IPSI Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, tokoh ulama, pakar hukum, akademisi, hingga praktisi dan Guru Besar pencak silat se-Jawa Timur.

Proses Pembentukan 9 Bulan yang Matang dan Inklusif

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus KPSTI Provinsi Jawa Timur, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. H. Suharmanto, S.H., M.Hum., menyampaikan hadirnya KPSTI Jawa Timur dilandasi oleh niat dan proses persalinan organisasi yang matang, bukan sekadar pembentukan mendadak.

“Pembentukan KPSTI Jawa Timur ini melalui proses panjang selama sembilan bulan, dimulai sejak pertengahan Desember hingga hari ini. Ibarat proses kelahiran, ini adalah persalinan yang sempurna, bukan prematur,” ujar Suharmanto.

Suharmanto menekankan jajaran kepengurusan KPSTI Jatim diisi oleh lintas elemen masyarakat yang komprehensif, mulai dari tokoh perguruan silat, budayawan, ulama, akademisi, pakar IT, dokter, ahli hukum, hingga insan pers. Sinergi ini dibangun di atas semangat kolaborasi sesuai semboyan utama organisasi: “Kerja sama akan membawa kejayaan.”

Target Inventarisasi 39 Kabupaten/Kota dan Pilot Project Nasional

Suharmanto mengungkapkan sebagai langkah strategis awal, KPSTI Jatim telah menginventarisir sekitar 39 ragam budaya pencak silat tradisi yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Jawa Timur.

“Pengurus baru menargetkan pembentukan kepengurusan cabang di seluruh 39 kabupaten dan kota se-Jawa Timur secara bertahap,” papar Suharmanto.

Hingga akhir Desember, target terdekat adalah meresmikan kepengurusan di Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, sebelum nantinya merambah ke seluruh wilayah Jawa Timur.

“Langkah ini didukung penuh melalui koordinasi intensif bersama para Bupati, Wali Kota, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, DPRD, serta DPD IPSI di tingkat daerah,” terang dia.

Lebih lanjut, ia menerangkan Jawa Timur juga diproyeksikan menjadi pilot project pelaksana ajang Festival Pencak Silat Tradisi Tingkat Nasional yang diwacanakan oleh Pengurus Pusat KPSTI.

Amanat Konstitusi Pemajuan Kebudayaan

Sementara itu, Ketua Umum KPSTI Pusat, H. Mahfud Abdul Rahman, S.Sos., menegaskan pentingnya kedudukan KPSTI sebagai pelaksana amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Dalam regulasi tersebut, pencak silat ditetapkan sebagai salah satu Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang wajib diinventarisasi, dipelihara, dan diselamatkan.

“Pencak silat tradisi bukan sekadar gerakan memukul atau menangkis, melainkan napas peradaban bangsa. Ini adalah manifestasi hubungan manusia dengan Sang Pencipta, sesama, dan alam semesta sebagaimana diakui UNESCO sejak 12 Desember 2019 di Bogota, Kolombia,” tegas Mahfud Abdul Rahman.

Mahfud mengungkapkan KPSTI berada langsung di bawah naungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, sehingga kehadirannya memperkuat ekosistem kebudayaan nasional tanpa meniadakan peran wadah keolahragaan yang sudah ada.

“Melalui pengukuhan ini, diharapkan seni dan tradisi silat warisan leluhur Nusantara dapat terus mengakar kuat, membumi, serta terlindungi dari klaim pihak luar,” pungkasnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *