Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Semarakkan HUT RI ke-81, DPD Golkar Kota Malang Gelar Pesta Rakyat dan Lomba Tradisional

  • Bagikan
banner 468x60

 

Kota Malang, iKoneksi.com — Suasana Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang di Jalan Panglima Sudirman No. 91, Minggu (30/8/2026), berubah menjadi arena pesta rakyat. Di tengah nuansa merah putih peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, kader, pengurus partai, dan warga sekitar membaur dalam berbagai perlombaan khas Agustusan.

Agenda bertajuk “Pesta Rakyat Golkar” itu dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Dr H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., Ketua DPD Golkar Kota Malang Djoko Prihatin, jajaran pengurus, kader, serta masyarakat sekitar. Kegiatan dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dengan senam bersama sebelum dilanjutkan dengan sejumlah permainan.

Estafet sarung, voli sarung, memindahkan tepung menggunakan sendok, makan kerupuk dengan pancing, hingga memasukkan pensil ke botol menggunakan bantuan spion menjadi bagian dari perlombaan. Permainan sederhana itu justru menjadi ruang perjumpaan antara struktur partai dan masyarakat dalam suasana yang jauh dari kesan formal.

Ketua DPD Golkar Kota Malang Djoko Prihatin mengatakan pesta rakyat tersebut tidak sekadar memperingati momentum kemerdekaan. Kehadiran jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur menunjukkan adanya upaya menjaga hubungan dan soliditas organisasi hingga tingkat daerah. Para peserta pun mengenakan pakaian bernuansa kuning khas Golkar yang dipadukan dengan atribut merah putih.

“Bagi partai politik, kegiatan semacam ini memiliki makna lebih luas dibanding sekadar hiburan. Ruang informal memungkinkan kader dan pengurus bertemu langsung dengan masyarakat tanpa sekat forum politik. Interaksi semacam itu menjadi penting untuk membangun kedekatan sekaligus menjaga eksistensi partai di tengah kehidupan sosial warga,” kata Djoko.

Ia menegaskan kegiatan tersebut memang tidak dirancang semata-mata untuk mengejar kemenangan dalam perlombaan. Menurut dia, nilai utama yang ingin dibangun adalah kebersamaan dan silaturahmi.

“Bukan sekadar mencari juara, tapi menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan merayakan semangat kemerdekaan bersama,” ujar Djoko.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana kegiatan sosial dikemas sebagai bagian dari upaya memperkuat ikatan internal sekaligus membuka ruang interaksi dengan warga. Pesta rakyat menjadi medium untuk mempertemukan kader, pengurus, keluarga besar partai, dan masyarakat dalam satu kegiatan yang lebih cair. Di sisi lain, keterlibatan pengurus Golkar Jawa Timur juga memberi pesan bahwa agenda kebersamaan tidak hanya berhenti di tingkat struktur Kota Malang. Kehadiran pimpinan provinsi bersama jajaran pengurus menunjukkan pentingnya konsolidasi organisasi sekaligus menjaga hubungan antarkader.

“Momentum HUT Kemerdekaan kemudian menjadi ruang yang relatif mudah diterima masyarakat karena dikemas melalui kegiatan yang bersifat rekreatif. Perlombaan khas Agustusan membuat acara tidak tampil sebagai kegiatan politik formal, melainkan sebagai perayaan bersama,” terang Djoko.

Namun, di balik kemeriahan tersebut, terdapat pesan organisasi yang cukup jelas: soliditas partai perlu dirawat bukan hanya melalui rapat dan agenda struktural, tetapi juga melalui interaksi sosial. Kedekatan antarkader dan hubungan dengan masyarakat menjadi bagian dari modal penting bagi keberlangsungan organisasi politik di tingkat daerah. Acara ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang sejak awal mengedepankan suasana kebersamaan.
Pesta Rakyat Golkar Kota Malang akhirnya tidak berhenti pada lomba sarung, makan kerupuk, atau permainan khas kemerdekaan.

“Di tengah perayaan HUT RI ke-81, kegiatan tersebut menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa konsolidasi partai juga dapat dilakukan melalui ruang sosial yang sederhana: berkumpul, berinteraksi, dan merayakan kemerdekaan bersama warga.
Bagi Golkar Kota Malang, pesan yang dibangun pun cukup terang. Soliditas tidak hanya membutuhkan struktur organisasi yang kuat, tetapi juga hubungan sosial yang terus dipelihara. Dan dalam politik lokal, kedekatan semacam itu dapat menjadi modal penting untuk menjaga kehadiran partai di tengah masyarakat,” pungkas mantan ketua BPC HIPMI Kota Malang itu.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *