Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Raih Penghargaan Visionary Leader, Wakapolri Diapresiasi Akademisi Atas Reformasi Polri

  • Bagikan
Wakapolri Raih Penghargaan Visionary Leader
banner 468x60
Wakapolri Raih Penghargaan Visionary Leader

Jakarta, iKoneksi.com – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menerima kunjungan Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) beserta rombongan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/7/2026). Pertemuan ini turut dihadiri Kasatgas Pusat Studi Kepolisian Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, Sekretaris Percepatan Reformasi Polri Irjen Pol. Kristiono, serta Dir PPA-PPO Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah.

Dalam audiensi tersebut, Fakultas Hukum Unissula menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security kepada Wakapolri. Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan visioner dalam mendorong reformasi kelembagaan Polri.

Penghargaan ini menjadi pengakuan akademik terhadap komitmen Wakapolri dalam memperkuat kualitas SDM, mentransformasi pendidikan kepolisian, mengembangkan scientific policing, serta membangun kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi.

“Fakultas Hukum Unissula menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security kepada Bapak Wakapolri karena kami menilai beliau berhasil menghadirkan paradigma baru dalam pembangunan institusi Polri. Reformasi pendidikan kepolisian, penguatan kualitas SDM, pengembangan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian, hingga pembentukan jejaring Pusat Studi Kepolisian bersama perguruan tinggi merupakan langkah visioner yang menunjukkan bahwa keamanan nasional harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi,” ujar Prof. Gunarto.

Menurutnya, kepemimpinan visioner bukan hanya menjawab tantangan hari ini, tetapi juga menyiapkan institusi menghadapi perubahan di masa depan.

Ia menilai langkah Wakapolri merupakan investasi jangka panjang bagi lahirnya Polri yang profesional, adaptif, humanis, serta mampu menjawab dinamika keamanan global melalui kolaborasi akademik.

Di bawah koordinasi Wakapolri, Polri tengah menjalankan agenda strategis reformasi, seperti pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital di Sespim, Laboratorium Sosial di Akpol, transformasi STIK-PTIK menjadi Universitas Kepolisian (UNIPOL), pembentukan Pusat Studi Kepolisian bersama 77 perguruan tinggi, serta reformasi kurikulum berbasis HAM dan pelayanan publik.

Agenda tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan Polri menghadapi tantangan kontemporer, termasuk tindak pidana siber, perlindungan perempuan dan anak, perdagangan orang, hingga peningkatan kualitas pelayanan berbasis teknologi.

Menerima penghargaan, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Unissula. Ia menegaskan bahwa transformasi Polri membutuhkan kemitraan dengan dunia akademik agar kebijakan dan sistem pendidikan semakin berbasis riset.

“Kolaborasi akademik adalah bagian penting dalam membangun Polri yang profesional, modern, dan dipercaya publik,” ujar Wakapolri.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unissula juga mengundang Wakapolri menjadi keynote speaker pada Seminar Internasional Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan TPPO yang akan digelar 30 Juli 2026 dengan delegasi dari 18 negara.

Wakapolri menyambut baik undangan tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi internasional maupun akademik merupakan bagian penting dalam memperkuat kapasitas Polri menghadapi kejahatan lintas batas.

Audiensi ini menegaskan bahwa hubungan Polri dan Unissula bukan sekadar kemitraan kelembagaan, melainkan kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian, kebijakan berbasis riset, serta mendukung reformasi Polri menuju institusi yang profesional, modern, humanis, dan presisi.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *