google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mahasiswa HKI Universitas Al-Qolam Malang Tembus Forum Internasional di Tiga Negara

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com – Kesempatan menimba pengalaman di tingkat internasional dimanfaatkan Muhammad Khofi, mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Al-Qolam Malang sekaligus kader GMNI Al-Qolam, dengan mengikuti International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6.

Forum tersebut berlangsung pada 6–11 Agustus 2026 dan membawa peserta menjelajahi tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand. Khofi menjadi bagian dari delegasi Universitas Al-Qolam Malang dalam rangkaian kegiatan yang memadukan agenda akademik, diskusi, jejaring, serta kunjungan pendidikan.

Dari Konferensi hingga Presentasi Paper

Salah satu agenda utama berlangsung di Kuala Lumpur. Khofi mengikuti konferensi, presentasi paper, hingga sesi debat bersama peserta dari berbagai latar belakang.

Keterlibatan tersebut menjadi ruang bagi Khofi untuk menguji gagasan sekaligus memperluas perspektif mengenai isu pendidikan dan perkembangan pemikiran di tingkat internasional.

Bagi mahasiswa HKI tersebut, pengalaman itu bukan sekadar perjalanan ke luar negeri. Interaksi dengan peserta lain justru menjadi bagian penting untuk memahami beragam sudut pandang dan membangun jejaring.

“Bagi saya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar lebih banyak, tidak hanya melalui konferensi dan presentasi paper, tetapi juga dari kunjungan ke kampus, pesantren, dan interaksi dengan peserta lainnya,” ujar Khofi.

Belajar dari Kampus di Malaysia dan Singapura

Rangkaian ICSM Batch 6 juga membawa delegasi mengunjungi sejumlah institusi pendidikan. Di Singapura, peserta berkesempatan melakukan kunjungan pendidikan ke Singapore Management University (SMU).

Sementara di Malaysia, agenda pendidikan mencakup kunjungan ke International Islamic University Malaysia (IIUM). Peserta juga mengunjungi kampus dan pesantren sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mengenai pendidikan dan lingkungan akademik.

Selain agenda akademik, perjalanan delegasi turut diisi kunjungan ke sejumlah ikon negara, di antaranya Merlion di Singapura dan kawasan KLCC di Kuala Lumpur.

Bagi Khofi, perpaduan antara konferensi, kunjungan kampus dan interaksi lintas negara memberikan pengalaman yang lebih utuh. Ia dapat melihat secara langsung bagaimana lingkungan pendidikan dan jejaring mahasiswa berkembang di luar Indonesia.

Pengalaman Internasional Tak Boleh Berhenti pada Diri Sendiri

Khofi menilai pengalaman mengikuti ICSM Batch 6 dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kapasitasnya sebagai mahasiswa sekaligus kader organisasi.

Ia berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti sebagai pencapaian personal. Sebaliknya, pengalaman tersebut diharapkan dapat dibagikan kepada mahasiswa dan kader lain di lingkungan kampus.

“Saya berharap pengalaman ini tidak berhenti pada diri saya sendiri. Apa yang saya dapatkan selama kegiatan bisa menjadi bahan untuk terus belajar, berbagi, dan mendorong teman-teman mahasiswa maupun kader lainnya untuk berani mengambil kesempatan yang lebih luas,” katanya.

Keikutsertaan Khofi dalam forum internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan diri sebagai mahasiswa HKI Universitas Al-Qolam Malang dan kader GMNI Al-Qolam.

Pengalaman di tiga negara itu menjadi momentum untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta membawa gagasan baru kembali ke lingkungan kampus dan organisasi.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *