google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

HIPPI Jatim Bahas Kolaborasi Pendidikan Dengan Kemendikdasmen RI

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Komitmen memperkuat peran dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing tinggi menjadi fokus utama pertemuan antara DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi Jawa Timur dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen). Pertemuan tersebut digelar di Gedung A Ruang Bali, Kemendikdasmen RI, Jakarta, pada Kamis (9/10/2025), dan dipimpin langsung oleh Henny Nurhandayani, perwakilan HIPPI Jawa Timur.

Pertemuan itu juga dihadiri Dr. Mariman Darto, SE., M.Si, Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen, yang mewakili kementerian. Dalam suasana penuh semangat, diskusi yang berlangsung hampir dua jam itu menyoroti peran penting lembaga pendidikan dalam menyiapkan generasi muda Indonesia agar mampu menghadapi tantangan masa depan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Fokus pada Lima Pilar Pembinaan Generasi Muda

Dalam paparannya, Henny Nurhandayani menjelaskan HIPPI Jawa Timur memandang lembaga pendidikan tidak hanya sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan muda. Ada lima hal utama yang menjadi fokus pembahasan, yaitu:

  1. Pembinaan kewirausahaan, agar siswa dan mahasiswa memiliki jiwa mandiri dan inovatif dalam menciptakan peluang.
  2. Pendidikan karakter, untuk menanamkan nilai moral, etika, dan integritas sejak dini.
  3. Pembinaan kepemimpinan, guna membentuk generasi yang mampu menjadi penggerak perubahan di masyarakat.
  4. Cinta tanah air dan nasionalisme berbasis keunggulan lokal, agar generasi muda bangga terhadap potensi daerahnya.
  5. Pembinaan orang muda agar tembus persaingan global, dengan mengembangkan kemampuan adaptif dan berpikir kritis.

“Kelima aspek ini adalah fondasi yang harus ditanamkan sejak dini, karena masa depan bangsa bergantung pada kualitas sumber daya manusianya,” kata Henny dalam kesempatan itu.

Sosok Penggerak Pendidikan dan Wirausaha

Bagi Henny, pendidikan bukan sekadar bidang kerja, tetapi panggilan hidup. Selama lebih dari dua dekade, ia memimpin Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Magistra Utama, yang telah melahirkan lebih dari 100 ribu lulusan di berbagai daerah di Indonesia.

Rekam jejaknya juga tak main-main. Tahun 2010, Henny dinobatkan sebagai salah satu LKP Berprestasi Nasional oleh pemerintah. Di tengah kesibukannya menyelesaikan Program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Gajayana Malang, ia tetap aktif di berbagai organisasi seperti HIPKI Kota Malang, Nusantara Gilang Gemilang, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta Asosiasi G Coach Indonesia (AGCI).

“Kami percaya, pendidikan dan dunia usaha harus berjalan seiring. Dunia usaha butuh talenta yang siap kerja, sementara pendidikan butuh jembatan nyata agar lulusannya punya arah dan peluang,” tegas Henny.

Dukungan Pemerintah: Selaras dengan Program Presiden Prabowo

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah praktisi pendidikan dari berbagai daerah, antara lain Direktur EPLC Kampung Inggris Bandung Samsul Arifin, Muhyi Nur Fitrahanefi, S.KM, M.K.K.K., M.M. (Pimpinan Bimbel Priority STAN), Muhammad Al Falaq HR, S.Psi. (Direktur Bimbel Nurul Fikri), Hj. Agustin Kurniawaty, S.Pd. (Pembina Yayasan Ruhama), serta Dr. H. Bambang Sutopo, SEI, MM. (Anggota DPRD Kota Depok).

Mereka turut memberikan pandangan terkait sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha agar lebih terarah dan berkelanjutan.

Sementara itu, Dr. Mariman Darto menyambut baik inisiatif HIPPI Jawa Timur. Ia menilai program pembinaan yang dirancang HIPPI sejalan dengan visi pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

“Pak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikan dukungan penuh terhadap program HIPPI Jawa Timur karena sejalan dengan arah kebijakan nasional. Kami juga berharap HIPPI dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal pelaksanaan program kami di lapangan,” ungkap Mariman.

Ia menambahkan, kehadiran HIPPI membawa semangat baru dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia usaha. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor semacam ini sangat penting untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki semangat wirausaha dan jiwa kepemimpinan yang kuat.

Sinergi Pendidikan dan Dunia Usaha

Pertemuan ini menjadi tonggak awal sinergi baru antara HIPPI Jawa Timur dan Kemendikdasmen. Henny menegaskan, pihaknya siap berkolaborasi dalam program-program pengembangan pendidikan berbasis karakter, kewirausahaan, dan nasionalisme di berbagai daerah.

“Kami ingin HIPPI hadir bukan hanya sebagai wadah pengusaha, tapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing global,” tutur Henny optimis.

“Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, langkah HIPPI Jawa Timur diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat hubungan antara pendidikan, dunia usaha, dan pembangunan bangsa,” pungkas Henny. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *