google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PT Bentoel Group Bersama Masyarakat Gelar Aksi Nyata Menjaga Keberlanjutan Sumber Daya Air

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com – Momentum Hari Lingkungan Hidup Internasional 2026 dimanfaatkan berbagai pihak untuk mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya melalui kegiatan ALIR (Aksi Lestari untuk Revitalisasi Sungai) yang digelar di Sungai Kalibodo, Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Bentoel Group dengan menggandeng BASKOMAS (Bantuan Sosial Komunikasi Masyarakat) yang tergabung dalam Gerakan Kesadaran Alamku Hijau, ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam merespons tantangan pencemaran sungai serta meningkatnya tekanan terhadap sumber daya air di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hari yang diawali dengan Apel Hijau yang dipimpin oleh Komandan Lanal Malang Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, S.E., M.Tr. Hanla., M.M., CTMP., dengan amanat apel “Komitmen kolaborasi bersama menuju program Indonesia ASRI”, serta pembacaan Deklarasi Gerakan Kesadaran Alamku Hijau diikuti oleh semua peserta sebagai bagian dari kampanye lingkungan.  Selaku founder Alamku Hijau serta Ketum Baskomas Fitri Harianto, S.T., atau dikenal dengan Cak Ndan turut menyampaikan dalam sambutannya “Ini adalah bentuk kegiatan yang berkelanjutan dalam menjaga lingkungan secara swadaya dengan membangun kesadaran kolaborasi lintas stakeholder”.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sambutan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan komunitas PT Bentoel Group, Regional Sustainability Manager PT Bentoel Group, Bisma Yoga Prawira, menekankan bahwa tantangan air saat ini merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor.

“Permasalahan seperti sampah dan pencemaran sungai merupakan shared water challenges yang tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha,” ujarnya

Ia menambahkan, kegiatan ALIR bukan sekadar aksi bersih sungai, tetapi merupakan langkah nyata dalam menjaga kualitas air dan keberlanjutan lingkungan.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah upaya menjaga kualitas air serta memastikan sungai tetap memberikan manfaat bagi generasi sekarang dan mendatang,” jelasnya.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengelolaan air berkelanjutan, PT Bentoel Group menegaskan pendekatan Alliance for Water Stewardship (AWS) sebagai landasan dalam setiap program lingkungan yang dijalankan.

Sambutan terakhir dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang dengan menyampaikan “Selamat hari lingkungan hidup Internasional 2026 dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar gotong royong menjaga lingkungan”.

Dalam kegiatan tersebut, peserta secara langsung terlibat dalam aksi pembersihan sampah di aliran Sungai Kalibodo sebagai langkah konkret menjaga kualitas air dan ekosistem sungai. Permasalahan sampah dan pencemaran yang selama ini menjadi ancaman utama terhadap keberlanjutan sumber daya air menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Pada kesempatan ini tamu undangan VVIP juga menanam pohon secara simbolis.

Kegiatan ini melibatkan partisipasi luas dari berbagai pemangku kepentingan dengan total sekitar 300 peserta. Dari unsur stakeholder pemerintahan dan lembaga terkait tercatat mewakili 15 instansi, di antaranya BP DAS Brantas Sampang, Forum DAS Brantas,UPT BLK Wonojati, BBWS Brantas, Perum Jasa Tirta I, CDK Malang (Kehutanan), DLH Kabupaten Malang, PU SDA, BPBD, Perhutani KPH Malang, PDAM Singosari, Kecamatan Singosari, serta Pemerintah Desa Banjararum. Dukungan juga datang dari unsur TNI dan Polri, komunitas penggiat lingkungan sebanyak 45 yang berasal dari 5 komunitas dan organisasi lingkungan, kelompok masyarakat sebanyak, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Singosari terdiri dari 5 perusahaan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi cerminan kuatnya sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keberlanjutan sumber daya air.

Dari unsur aparat dan keamanan, kegiatan ini turut didukung oleh Polsek dan Koramil Singosari, Lanal Malang, Menarmed Kostrad, Lanud Abd. Saleh.

Selain itu, keterlibatan aktif juga datang dari berbagai komunitas dan relawan lingkungan, seperti Kaliku, Pemuda Tani, serta mahasiswa Teknik Lingkungan UIN Malang.

Unsur masyarakat lokal juga turut menjadi penggerak utama melalui BPD, PKK, Karang Taruna, kelompok tani, masyarakat adat Desa Banjararum, serta Sobat Lingkungan yang berperan langsung dalam menjaga keberlanjutan kawasan.

Dari internal BAT Bentoel, kegiatan ini juga melibatkan berbagai fungsi strategis, di antaranya ESG Ambassador, Cora, serta tim Sustainability yang turut berkontribusi dalam pelaksanaan aksi lapangan.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Factory Manager PT Bentoel, Veronica Barbash, sebagai bentuk dukungan manajemen terhadap implementasi program keberlanjutan perusahaan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya air dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kuatnya semangat gotong royong sebagai fondasi dalam menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Partisipasi aktif lintas sektor menjadi bukti meningkatnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga sumber daya air.
Berlangsung selama setengah hari, kegiatan ALIR menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi multipihak dapat diwujudkan melalui aksi sederhana namun berdampak langsung. Upaya ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai gerakan bersama dalam menjaga ekosistem sungai, khususnya di kawasan Singosari yang memiliki peran penting dalam sistem DAS Brantas.

Melalui kegiatan ini, PT Bentoel Group menegaskan menjaga sumber daya air bukan lagi sekadar komitmen, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dilakukan bersama demi memastikan keberlanjutan lingkungan dan kehidupan di masa depan.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *