Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Jelang Lebaran 2026, Pemkot dan Polresta Malang Imbau Warga Tak Panic Buying BBM

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Persiapan pengamanan menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai dimatangkan oleh Polresta Malang Kota bersama Pemerintah Kota Malang melalui koordinasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

Koordinasi tersebut digelar dalam rapat lintas instansi yang berlangsung di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Senin (9/3/2026). Pertemuan itu melibatkan unsur kepolisian, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

Dalam rapat tersebut, berbagai potensi kerawanan yang mungkin muncul selama bulan Ramadan hingga libur Idulfitri menjadi perhatian utama, mulai dari lonjakan mobilitas masyarakat hingga stabilitas pasokan kebutuhan pokok.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan koordinasi lintas sektor diperlukan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat pada periode Lebaran. Menurutnya, pergerakan masyarakat tidak hanya berasal dari arus mudik dan arus balik, tetapi juga kedatangan wisatawan yang biasanya meningkat selama libur panjang.

“Kami bersama Polresta Malang Kota melaksanakan rapat koordinasi untuk mengantisipasi kondisi menjelang Idulfitri. Apalagi tahun ini Idulfitri berdekatan dengan perayaan Nyepi, sehingga kami tidak hanya mengantisipasi masyarakat yang mudik, tetapi juga wisatawan yang datang ke Malang,” tutur Wahyu.

Selain mobilitas masyarakat, Wahyu juga menyoroti kekhawatiran sebagian warga terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG. Kekhawatiran tersebut muncul seiring dinamika konflik global yang memicu isu terganggunya pasokan energi.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu memastikan stok BBM dan LPG di Kota Malang dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.

“Terkait dinamika global yang terjadi, terutama dampaknya terhadap ketersediaan BBM dan elpiji, kami pastikan stoknya aman dan tersedia. Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying,” tegasnya.

Ia menyebutkan pemerintah Kota Malang terus memantau kondisi pasokan kebutuhan masyarakat di lapangan guna memastikan distribusi tetap berjalan lancar menjelang hari raya.

Wahyu mengungkapkan, pemerintah daerah juga mendapat arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk merespons kekhawatiran masyarakat yang muncul akibat dinamika global, terutama terkait isu ketersediaan BBM dan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami diminta untuk merespons keresahan masyarakat yang muncul karena dinamika global, terutama terkait ketersediaan BBM yang memicu panic buying, termasuk juga harga bahan pokok penting seperti LPG,” terang Wahyu.

Meski demikian, ia menegaskan masyarakat tidak perlu resah karena stok kebutuhan pokok tetap tersedia dan tidak terpengaruh isu yang berkembang.

“Saya minta masyarakat tidak perlu resah. Semua tersedia, stok aman, dan kita tidak terpengaruh. Kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri tetap ada dan siap,” terang Wahyu.

Untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan, Pemerintah Kota Malang juga menyiapkan sejumlah langkah intervensi pasar. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan kenaikan harga bahan pokok penting yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

“Kami juga melakukan intervensi terhadap harga bahan pokok penting yang biasanya naik menjelang Idulfitri. Kami berupaya agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombespol, Putu Kholis Aryana menyampaikan persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 dilakukan secara menyeluruh. Persiapan tersebut mencakup kesiapan personel, pengaturan pos pengamanan, hingga pengendalian arus lalu lintas. Menurutnya, pengamanan Lebaran di wilayah Malang Raya memiliki karakteristik tersendiri karena kawasan ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dan pusat belanja di Jawa Timur.

“Berdasarkan penekanan dari Kapolri, Gubernur Jawa Timur, maupun Wali Kota Malang, wilayah Malang Raya difokuskan sebagai destinasi wisata dan belanja,” ucap Putu.

Ia menjelaskan, lonjakan mobilitas selama Lebaran tidak hanya berasal dari pemudik, tetapi juga wisatawan yang berkunjung ke kawasan Malang Raya, termasuk Kota Batu yang menjadi salah satu destinasi favorit.

“Karena itu, pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik dan arus balik, tetapi juga pada pengaturan mobilitas wisatawan selama libur panjang. Di sisi lain, kepolisian juga memastikan pasokan bahan bakar minyak tetap aman selama Ramadan hingga Idulfitri. Pemantauan dilakukan bersama pemerintah daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” ungkap Putu

“Kami sudah bekerja sama dengan Pemkot Malang untuk memantau stok BBM yang dihitung aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” lanjut Putu.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena hal tersebut justru berpotensi memicu kepanikan di tengah masyarakat.

“Jangan sampai panic buying karena itu bisa memicu situasi yang tidak terkendali,” tegasnya seraya menutup wawancara.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *