Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Arabian Night Iftar favehotel S. Parman Medan Diserbu 5.008 Tamu Selama Ramadan 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com — Program berbuka puasa bertema Timur Tengah yang digelar favehotel S. Parman Medan mencatat capaian impresif sepanjang Ramadan 2026. Mengusung konsep “Arabian Night Iftar”, hotel ini berhasil menarik sebanyak 5.008 tamu atau loyal guests selama satu bulan penuh.

Angka tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap konsep berbuka puasa yang tidak hanya menghadirkan hidangan, tetapi juga pengalaman tematik yang berbeda. Di tengah persaingan industri perhotelan, capaian ini menjadi indikator kuat bahwa inovasi konsep menjadi kunci dalam menarik pasar.

Konsep Timur Tengah Jadi Daya Tarik Utama

Mengusung nuansa khas Timur Tengah, “Arabian Night Iftar” menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tidak biasa. Mulai dari dekorasi bergaya Arab hingga tata ruang yang hangat dan estetik, suasana yang dibangun mampu membawa tamu seolah berada di kawasan Timur Tengah. Tidak hanya dari sisi visual, pengalaman juga diperkuat melalui sajian kuliner autentik. Beragam menu seperti kebab, nasi Arabian, hingga hidangan khas Timur Tengah lainnya disajikan berdampingan dengan menu Nusantara.

Perpaduan tersebut memberikan pilihan yang luas bagi tamu, sekaligus menjawab selera yang beragam.

Konsep ini terbukti efektif menarik perhatian, terutama bagi masyarakat urban yang mencari pengalaman berbuka puasa yang berbeda dari biasanya.

Reservasi Tinggi, Jadi Pilihan Favorit Berbuka

Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat dari tingginya tingkat reservasi setiap harinya. Tidak hanya tamu individu, acara ini juga menjadi pilihan utama bagi berbagai kalangan.

Mulai dari keluarga, komunitas, hingga perusahaan memanfaatkan momen ini untuk menggelar acara berbuka puasa bersama. Hal ini menunjukkan bahwa konsep yang diusung mampu menjangkau berbagai segmen pasar sekaligus.

Lonjakan jumlah pengunjung secara konsisten sepanjang Ramadan menjadi bukti bahwa program ini berhasil membangun daya tarik yang kuat di tengah masyarakat.

Pengalaman Lebih dari Sekadar Makan Bersama

Tidak berhenti pada sajian kuliner, pihak hotel juga menghadirkan berbagai program pendukung untuk memperkaya pengalaman tamu.

Mulai dari live cooking yang memberikan sensasi interaktif, hingga pembagian doorprize yang menambah antusiasme pengunjung. Suasana hangat dan kebersamaan juga menjadi nilai tambah yang ditawarkan selama acara berlangsung.

Program ini dirancang bukan hanya sebagai layanan berbuka puasa, tetapi juga sebagai pengalaman sosial yang mempererat hubungan antarindividu.

Dalam konteks ini, hotel tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang nyaman.

Apresiasi Manajemen atas Kepercayaan Tamu

General Manager favehotel S. Parman Medan, Richard Sembiring, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan ribuan tamu yang telah memilih hotel tersebut sebagai tempat berbuka puasa.

“Kepercayaan dari 5.008 tamu merupakan kebanggaan bagi kami. Ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pengalaman terbaik,” kata Richard.

Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja tim serta komitmen hotel dalam menjaga kualitas layanan.

“Selain itu, kami juga melihat tingginya partisipasi tamu sebagai peluang untuk terus mengembangkan konsep serupa di masa mendatang,” sebut dia.

Strategi Hotel Menarik Pasar Ramadan

Keberhasilan “Arabian Night Iftar” juga mencerminkan strategi yang tepat dalam membaca kebutuhan pasar selama Ramadan.

“Di tengah tren berbuka puasa di luar rumah, masyarakat cenderung mencari pengalaman yang lebih dari sekadar makan. Faktor suasana, tema, serta variasi menu menjadi pertimbangan utama. Dengan menghadirkan konsep tematik yang kuat, favehotel S. Parman Medan mampu memposisikan diri sebagai salah satu destinasi berbuka puasa yang kompetitif di Kota Medan,” ungkap Richard.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi menjadi faktor penting dalam mempertahankan daya saing di industri perhotelan.

Ramadan Jadi Momentum Industri Perhotelan

Richard menyebutkan Ramadan bukan hanya momen spiritual, tetapi juga menjadi periode strategis bagi industri perhotelan dan kuliner.

“Program seperti “Arabian Night Iftar” menunjukkan bagaimana hotel dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan okupansi sekaligus memperluas pasar. Dengan pendekatan yang tepat, Ramadan dapat menjadi salah satu kontributor utama dalam peningkatan pendapatan sektor perhotelan,” beber dia.

Siap Hadirkan Inovasi di Ramadan Mendatang

Seiring berakhirnya program tahun ini, manajemen favehotel S. Parman Medan menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu yang telah berpartisipasi.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang lebih inovatif dan berkesan pada Ramadan berikutnya. Keberhasilan “Arabian Night Iftar” menjadi pijakan penting untuk menghadirkan konsep yang lebih segar, sekaligus mempertahankan kepercayaan pelanggan,” pungkas Richard.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *