google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Berjalan, Wisatawan Kota Batu Naik 31 Persen Pasca Operasi Ketupat Semeru 2026

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Meski Operasi Ketupat Semeru 2026 resmi berakhir, aparat kepolisian memastikan pengamanan aktivitas masyarakat tetap berlangsung. Lonjakan mobilitas selama libur Lebaran, terutama di sektor wisata dan arus balik, menjadi alasan utama pengawasan diperketat.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa situasi pascaoperasi justru masih membutuhkan perhatian serius. Hal itu disampaikannya saat meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Batu, Sabtu (28/3/2026).

“Pasca Operasi Ketupat Semeru, aktivitas masyarakat masih tinggi, baik arus balik maupun wisata. Karena itu, pengamanan tetap dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD),” tutur Nanang.

“Data Polda Jawa Timur menunjukkan adanya peningkatan signifikan selama periode libur Lebaran tahun ini. Kunjungan wisatawan melonjak hingga 31 persen, sementara arus mudik dan balik naik sekitar 21 persen dibandingkan periode sebelumnya. Lonjakan tersebut menempatkan kawasan wisata sebagai titik rawan keramaian yang membutuhkan pengamanan ekstra. Kota Batu, sebagai salah satu destinasi favorit di Jawa Timur, menjadi fokus utama pengawasan,” sambung Nanang.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda bersama jajaran pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Batu, dan instansi terkait meninjau langsung tiga objek wisata unggulan, yakni Jatim Park 2, Museum Angkut, dan Jatim Park 3. Ketiga destinasi ini diketahui menjadi magnet utama wisatawan selama libur Lebaran. Kepadatan pengunjung tidak hanya terjadi di dalam area wisata, tetapi juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitarnya.

Untuk itu, strategi pengamanan difokuskan pada pengaturan lalu lintas, pengawasan di dalam kawasan wisata, serta penguatan koordinasi dengan pengelola tempat wisata dan instansi terkait. Nanang memastikan seluruh personel kepolisian tetap disiagakan di lapangan, meskipun operasi pengamanan utama telah selesai. Langkah ini dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas selama masa liburan.

“Kami pastikan seluruh personel tetap siap memberikan pelayanan dan pengamanan agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengelola wisata, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

“Dengan kolaborasi semua pihak, kami berharap situasi kamtibmas di Jawa Timur tetap aman dan terkendali,” terang dia.

“Dengan masih tingginya arus balik dan kunjungan wisata, pengamanan berlapis menjadi kunci agar momentum libur Lebaran tetap berjalan tanpa gangguan berarti,” tukasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *