google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Djarot Kumpulkan Ribuan Legislator PDIP, Soliditas Partai Diperkuat Jelang Agenda Politik Nasional

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mulai menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi ribuan kader yang menjabat sebagai anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis partai untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyatukan langkah kader dalam menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan ke depan.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan, Bimtek tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan kapasitas anggota legislatif, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antarkader dan struktur partai di berbagai tingkatan. Menurut Djarot, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi legislatif yang dimiliki, melainkan juga oleh kekompakan dan koordinasi yang terbangun antara pengurus partai dengan para wakil rakyat di daerah.

“Termasuk juga untuk membangun bonding, membangun keterkaitan atau keeratan atau kerja sama yang kuat antara ketua, sekretaris, dan bendahara DPC maupun DPD,” kata Djarot saat membuka Bimtek gelombang pertama di Jakarta.

Bimtek tahun ini kata Djarot dilaksanakan secara bertahap berdasarkan wilayah regional. Skema tersebut berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang seluruh peserta dipusatkan dalam satu kegiatan besar di Jakarta.

“Gelombang pertama diikuti anggota DPRD dari wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Kalimantan. Selanjutnya kegiatan akan berlanjut di Bali untuk peserta dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur,” sebut dia.

Sementara itu, kader legislatif dari wilayah Sumatera dijadwalkan mengikuti Bimtek di Medan, Sumatera Utara. Adapun gelombang terakhir akan digelar di Jayapura dan diikuti peserta dari seluruh wilayah Papua.

“Yang terakhir nanti region enam akan dilakukan di Jayapura untuk seluruh teman-teman DPRD dan KSB se-Papua,” terang Djarot.

Selain penguatan kapasitas kader, pembukaan Bimtek juga diwarnai dengan kembali diperkenalkannya lagu partai berjudul “Bung Karno Bapak Marhaenisme”. Lagu tersebut diputar sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali semangat perjuangan dan ideologi Marhaenisme yang menjadi fondasi perjuangan PDI Perjuangan.

“Momentum tersebut juga bertepatan dengan dimulainya Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni sebagai penghormatan terhadap Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno,” beber Djarot.

Djarot menekankan lagu tersebut bukan sekadar simbol, melainkan pengingat bagi seluruh kader bahwa perjuangan politik harus tetap berpihak kepada rakyat kecil atau kaum Marhaen.

“Lagu ini adalah pengingat bagi kita semua, terutama para wakil rakyat yang baru dilantik, bahwa esensi perjuangan PDI Perjuangan adalah memihak dan berjuang demi kepentingan rakyat kecil atau kaum Marhaen,” tegasnya.

Ke depan, lagu tersebut akan menjadi bagian tetap dalam setiap kegiatan resmi partai bersama Mars dan Himne PDI Perjuangan.

“Melalui Bimtek nasional ini, DPP PDI Perjuangan berharap seluruh kader legislatif memiliki kesamaan arah perjuangan, memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat, serta mampu menerjemahkan program kerakyatan partai menjadi kebijakan yang berdampak langsung bagi rakyat,” harap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang, konsolidasi besar-besaran yang dilakukan partai berlambang banteng moncong putih itu dinilai menjadi sinyal bahwa PDI Perjuangan tengah memperkuat mesin politiknya hingga ke tingkat akar rumput melalui para wakil rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia,” tutup Djarot.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *