google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mahasiswa UB Kritik Celah Program MBG Depan Dudung Abdurachman, Dudung Abdurachman Bungkam 1000 Kata

  • Bagikan
banner 468x60
Kagiatan Ngopi Bareng Kepala Staf Kepresidenan Bersama Mahasiswa UB pada Jumat, (12/6/2026)
Kagiatan Ngopi Bareng Kepala Staf Kepresidenan Bersama Mahasiswa UB pada Jumat, (12/6/2026)

Kota Malang, iKoneksi.comKegiatan Ngopi Bareng Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman S.E., M.M., M.H., bersama mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) dilakukan pada Jumat (12/6/2026) di Guest House UB. Salah satu pesertanya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fak. Bioindustri Pertanian dan Kehutanan, Naufal S. Samosir menilai kegiatan ini setara dengan rapat dengar pendapat yang dilakukan pemerintah.  

Berdasarkan kesaksian Naufal, kegiatan ini diisi dengan diskusi, penyampaian aspirasi dari sisi akademis, termasuk pembahasan program makan bergizi gratis (MBG), sertifikasi pangan, regenerasi petani muda, dan hilirisasi hutan. 

“Memang tak banyak tanggapan dari Bapak kepala staf [Dudung], tapi memang dijanjikan untuk disampaikan kepada kementerian terkait atau presiden,” ujarnya. 

Sebagai perwakilan BEM, ia menegaskan juga mengkritisi program yang menjadi ladang-ladang korupsi. Kehadirannya dalam kegiatan ini sebagai upaya untuk memanfaatkan celah menyampaikan aspirasi. “Terkait MBG, concern kita lebih diutamakan di daerah 3T,” tambah Nauval.

Foto Meisya Diandra Z.S. (sebelah kiri) dan Naufal S. Samosir (sebelah kanan)

Tidak jauh berbeda, Meisya Diandra Z.S., mahasiswa dari fakultas yang sama mengatakan bahwa diskusi yang ada lebih mengalir karena penempatan mahasiswa di barisan depan dan petinggi kampus di kursi belakang. 

“Apabila ada kegiatan serupa, sebisa mungkin saya akan datang untuk menyalurkan aspirasi dari hasil konsolidasi dengan masyarakat ke ahli pemerintah agar dibuatkan kebijakan baru,” tutup Meisya.

banner 325x300banner 325x300
Penulis: AndiniEditor: Mike
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *