Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Diduga Peluru Nyasar dari Latihan TNI, Dua Orang Terluka di Kampus UNP

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Padang, iKoneksi.com – Universitas Negeri Padang (UNP) mengungkap kronologi insiden yang menggegerkan sivitas akademika setelah dua orang terluka akibat dugaan peluru rekoset atau peluru nyasar di kawasan Alun-Alun depan Gedung Rektorat Kampus Induk UNP Air Tawar, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas latihan menembak di kawasan Lapai yang berjarak sekitar 800 meter dari kampus. Dugaan sementara menyebutkan proyektil yang mengenai korban berasal dari peluru rekoset yang keluar dari area latihan.

Dua korban dalam insiden tersebut adalah Nova Wirantika (25), mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial UNP, serta Guruh Guino, seorang tamu yang bukan mahasiswa UNP.

Saat kejadian, keduanya tengah duduk bersama sejumlah rekan di area Alun-Alun depan Gedung Rektorat ketika tiba-tiba terkena proyektil yang diduga berasal dari luar kawasan kampus.

Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Krismadinata, yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian, langsung melakukan koordinasi cepat dengan berbagai pihak terkait. Komunikasi dilakukan dengan Pangdam I/Bukit Barisan, Komandan Batalyon 133, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA), hingga Polsek Padang Utara.

“Bersamaan dengan itu, tim medis UNP segera memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi kedua korban menggunakan ambulans kampus menuju RS Hermina Padang,” kata Krismadinata.

Respons cepat juga ditunjukkan jajaran TNI. Sejumlah pejabat TNI hadir langsung di rumah sakit untuk memastikan korban memperoleh penanganan medis terbaik. Pangdam, Kasdam, Danrem, Dandim, tenaga medis TNI, hingga unsur pimpinan UNP turut memantau perkembangan kondisi korban.

“Korban Guruh Guino telah mendapatkan penanganan medis dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo Padang untuk menjalani proses pemulihan lebih lanjut,” tutur dia.

Krismadinata menuturkan sementara itu, kondisi Nova Wirantika sempat menjadi perhatian karena proyektil masih bersarang di paha kirinya. Tim medis akhirnya melakukan tindakan operasi guna mengeluarkan proyektil tersebut.

“Berdasarkan informasi terbaru yang diterima pihak kampus, operasi berjalan lancar dan proyektil berhasil dikeluarkan. Saat ini kondisi korban terus dipantau secara intensif oleh tim medis,” terangnya.

Pihak TNI melalui juru bicaranya menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Langkah evaluasi juga akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Selain proses investigasi, TNI juga menyampaikan komitmen untuk menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan kedua korban hingga dinyatakan sembuh.

Krismadinata mengungkapkan Universitas Negeri Padang menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Kampus memastikan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna menjamin keselamatan sivitas akademika sekaligus mendukung proses pemulihan para korban.

“Insiden ini menjadi perhatian serius karena terjadi di lingkungan pendidikan yang selama ini menjadi ruang aman bagi mahasiswa dan masyarakat. Hasil investigasi yang tengah berjalan diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait penyebab kejadian sekaligus menjadi dasar penguatan standar keamanan di sekitar kawasan latihan militer yang berdekatan dengan area publik,” pungkas Krismadinata.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *