google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tak Sekadar Nostalgia, Pasar Kangen Malang Djadoel Jadi Ladang Rezeki Pelaku UMKM

  • Bagikan
Pedagang UMKM di Pasar Kangen Malang Djadoel 3 2026, Minggu (05/07/2026) (Sukma/iKoneksi.com)
banner 468x60
Pedagang UMKM di Pasar Kangen Malang Djadoel 3 2026, Minggu (05/07/2026) (Sukma/iKoneksi.com)

Kota Malang, iKoneksi.com – Gelaran Pasar Kangen Malang Djadoel 3 resmi berakhir setelah 6 hari menghadirkan suasana tempo dulu di Taman Krida, Kota Malang. Penutupan acara berlangsung meriah dengan tetap dipadati pengunjung yang memanfaatkan hari terakhir untuk berburu kuliner, barang antik, hingga produk UMKM.

Mengusung konsep nostalgia, Pasar Kangen Malang Djadoel 3 menghadirkan beragam wahana mulai bazar barang antik, jajanan jadul dan UMKM, pameran keris, pameran lukisan, film layar tancap, pertunjukan musik jadul, hingga spot swafoto bernuansa klasik. Berbagai hiburan tradisional seperti reog, bantengan, jaranan, rampak barong, barongsai, tari topeng Malang, wayang suket, hingga orkes jadul juga menjadi daya tarik sepanjang pelaksanaan acara.

Tak hanya menjadi ajang hiburan, kegiatan tersebut juga membawa berkah bagi para pelaku usaha. Sejumlah pedagang mengaku penjualan selama event berlangsung mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa.

Salah satu pedagang kuliner tahu gejrot, Alfi mengatakan, jumlah pembeli meningkat event tahun lalu. Menurutnya, konsep yang diusung membuat banyak masyarakat sengaja datang bersama keluarga.

“Ramai setiap hari, apalagi malam hari, dari tahun sebelumnya itu sekitar 80% lebih tinggi omzetnya,” ujarnya.

Alfi juga mengharapkan event ini terus berlangsung setiap tahun karena sangat membantu pedagang UMKM.

Selain itu, Serlyta, penjual aksesoris mengaku puas dengan penyelenggaraan tahun ini. Selain omzet meningkat lebih dari 100% dari hari biasa, pengunjung juga mengenal produk-produk yang dijual.

Akan tetapi, Serlyta berharap tahun ke depannya dapat diberlangsungkan di lokasi yang lebih luas untuk merangkul lebih banyak UMKM.

“Saya berharap Malang Djadoel terus berlangsung dan bisa diadakan di lebih luas lagi ya ke depannya, agar lebih banyak usaha UMKM yang terlibat,” ujarnya.

Di sisi lain, antusiasme juga datang dari pengunjung. Kurnia, warga kota Malang, mengaku sengaja datang pada hari terakhir karena ingin merasakan konsep khas tempo dulu yang terus diangkat setiap tahunnya.

“Acaranya lengkap, bisa kulineran, lihat pertunjukan, sekaligus belanja produk UMKM. Jadi banyak pilihan untuk dikunjungi,” ujarnya.

Ia berharap Pasar Kangen Malang Djadoel dapat terus diselenggarakan secara rutin dengan konsep yang semakin beragam. Menurutnya, acara tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu mengenalkan budaya dan permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan pedagang lokal.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *