google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mufli Budi Ananda Jadi Komisaris Krakatau Posco, Publik Pertanyakan Rekam Jejak dan Kompetensi

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Nama Mufli Budi Ananda menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah tercatat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Krakatau Posco. Penunjukan sosok yang selama ini dikenal sebagai asisten pribadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, memicu beragam reaksi publik.

Berdasarkan struktur perusahaan yang beredar, Mufli menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Posco bersama Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro. Sementara posisi Presiden Direktur masih ditempati Kim Young-Joong.

Pengangkatan tersebut segera menjadi sorotan warganet. Banyak pihak mempertanyakan kompetensi serta pengalaman Mufli di sektor industri baja maupun manufaktur yang dinilai relevan dengan posisi strategis tersebut.

Perdebatan semakin ramai setelah sejumlah unggahan di media sosial X dan Threads menjadi viral. Salah satu unggahan yang memperoleh jutaan tayangan mempertanyakan mekanisme penunjukan Mufli hingga muncul spekulasi mengenai adanya jalur kedekatan dalam proses pengangkatan.

“Jujur ini paling gong. Asistennya Raffi Ahmad menjadi Komisaris Krakatau Posco,” tulis salah satu akun di platform X yang kemudian ramai dibagikan pengguna lain.

Unggahan lain juga menyoroti usia dan pengalaman Mufli. Sebagian warganet menilai jabatan komisaris di perusahaan industri strategis semestinya diisi oleh figur yang memiliki rekam jejak profesional sesuai bidang usaha perusahaan.

Berdasarkan penelusuran data pendidikan tinggi, Mufli merupakan lulusan Diploma Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung. Ia kemudian melanjutkan pendidikan pada Program Studi Teknik Industri Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 2014.

Namun, berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), status akademiknya tercatat mengundurkan diri pada tahun akademik 2018/2019. Dengan demikian, pendidikan jenjang sarjana (S1) yang ditempuhnya diduga belum diselesaikan.

PT Krakatau Posco sendiri merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan perusahaan baja asal Korea Selatan, POSCO. Berlokasi di Cilegon, Banten, perusahaan ini mengoperasikan salah satu pabrik baja terpadu terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai sekitar tiga juta ton baja per tahun.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT Krakatau Posco mengenai dasar pertimbangan, mekanisme, maupun proses penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai anggota dewan komisaris. Begitu pula Mufli belum memberikan tanggapan atas berbagai sorotan yang berkembang di media sosial.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *