google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Malang Djadoel 3 Berakhir, Pemkot Malang Tegaskan Dukungan untuk Budaya dan UMKM

  • Bagikan
Kepala Diskopindag membacakan sambutan wakil wali kota pada penutupan Malang Djadoel 3, Minggu (05/07/2026) (Sukma, iKoneksi.com)
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Gelaran Pasar Kangen Malang Djadoel 3 yang berlangsung di Taman Krida resmi ditutup setelah beberapa hari menghadirkan nuansa tempo dulu di Kota Malang. Mengusung konsep wisata budaya dan nostalgia, acara tersebut memadukan bazar barang antik, jajanan jadul, produk UMKM, pameran keris, bazar antik, film layar tancap, pertunjukan musik lawas, hingga beragam kesenian tradisional yang sukses menarik antusiasme masyarakat.

Konsep yang mengusung nostalgia tersebut tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Antusiasme pengunjung pun terlihat sejak hari pertama hingga penutupan acara. Dalam sehari, pengunjung relatif stabil di rentang 5000-6000 pengunjung.

KRA Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Malang berharap event ini berlangsung rutin dengan dukungan dari berbagai pihak. Ia juga membuka stan konsultasi hukum gratis.

“Tentunya diharapkan acara ini terus berlangsung dengan lebih baik, menjadikan tahun ini sebagai evaluasi untuk tahun berikutnya, tentunya tidak lepas dukungan dari semua lapisan pihak,” ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan seperti Malang Djadoel memiliki nilai lebih karena tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.

Sementara itu, sambutan Wakil Wali Kota Malang yang dibacakan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebut Pemerintah Kota Malang menyambut baik penyelenggaraan Malang Djadoel sebagai salah satu upaya menggerakkan ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Keberhasilan Malang Djadoel 3 menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, media, dan seluruh komponen kota bekerja bersama, akan lahir kegiatan yang memberikan manfaat luas. Acara ini tidak hanya melestarikan sejarah dan budaya, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produknya,” ujarnya

Dalam sambutan tersebut, Pemkot Malang menyatakan akan terus mendorong hadirnya ruang-ruang publik yang mendukung kreativitas masyarakat sehingga kolaborasi serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Kami berharap semangat yang telah dibangun melalui Malang Djadoel tidak berhenti seiring berakhirnya kegiatan ini. Mari terus perkuat gotong royong agar Kota Malang semakin mbois, berkelas, dan menjadi kota yang memberi ruang bagi masyarakat untuk berkarya serta berinovasi,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *