google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Reses Beda Dari Biasanya! Mahasiswa Dilibatkan Susun Arah Pembangunan, Trio Agus: Mereka Calon Pemimpin Kota

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, memilih cara berbeda dalam pelaksanaan reses masa sidang 2026. Di tengah 45 anggota DPRD Kota Malang yang turun menyerap aspirasi masyarakat, Trio justru mengundang ratusan mahasiswa dan pemuda dalam dialog terbuka di Gedung Serbaguna Poh Payung, Senin (6/7/2026).

Langkah tersebut dilakukan karena mahasiswa dan generasi muda dinilai sebagai kelompok strategis yang harus dilibatkan dalam proses pembangunan daerah. Selain menyampaikan aspirasi, mereka juga diajak memahami mekanisme penyusunan kebijakan publik di daerah.

Trio menjelaskan lokasi reses dipilih karena berada di kawasan yang mudah dijangkau dari berbagai penjuru Kota Malang. Selain aksesnya yang strategis, tempat tersebut dinilai mampu menampung peserta dalam suasana yang lebih nyaman dan kondusif.

“Peserta reses kali ini tidak hanya mahasiswa, tetapi juga kalangan pemuda. Kami memandang mereka merupakan bagian penting dari para pemangku kepentingan di Kota Malang, sehingga sudah semestinya dilibatkan secara langsung dalam penyampaian aspirasi,” ucap Trio.       Menurutnya, reses tidak hanya menjadi forum menjaring usulan masyarakat, tetapi juga ruang edukasi politik bagi generasi muda. Mahasiswa perlu memahami bagaimana proses penyusunan kebijakan daeah berlangsung agar nantinya mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

“Mahasiswa dan pemuda adalah calon pemimpin masa depan. Mereka perlu mengetahui bagaimana kebijakan publik disusun sekaligus memahami pentingnya mengawal pembangunan daerah,” katanya.

Dalam dialog tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Malang turut mengemuka. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penanganan kemacetan, pengendalian banjir, hingga kebutuhan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi kalangan pemuda. Trio memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan peserta tidak akan berhenti sebagai catatan reses semata. Seluruh usulan akan dibahas melalui mekanisme DPRD, baik melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan maupun dalam pembahasan kebijakan bersama pemerintah daerah.

“Semua aspirasi tentu akan kami tindak lanjuti. Mekanismenya bisa melalui Pokir DPRD maupun dibahas dalam agenda-agenda kebijakan di DPRD Kota Malang,” tegas alumnus Universitas Brawijaya tersebut.

Ia berharap keterlibatan mahasiswa dan pemuda dalam forum reses dapat memperkuat partisipasi publik sekaligus menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Target utama kegiatan ini adalah menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan mahasiswa dan pemuda. Mereka harus didengar karena merupakan bagian penting dari masyarakat Kota Malang. Aspirasi tersebut akan kami perjuangkan dalam rapat-rapat DPRD maupun diwujudkan dalam bentuk usulan program pada tahun anggaran mendatang,” pungkas alumni KAMMI Universitas Brawijaya itu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *