google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Banyu Biru Genjot Rebranding Kriya Mojokerto Hadapi Serbuan Produk Impor

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Mojokerto, iKoneksi.com – Upaya memperkuat sektor kriya sebagai salah satu tulang punggung ekonomi kreatif kembali mendapat dorongan baru. Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Mojokerto Raya, Nganjuk, Jombang, Madiun Raya, Banyu Biru Djarot, menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif RI untuk menyelenggarakan Workshop Sahabat Kriyatif di Hotel Aston Mojokerto, Ahad (23/11/2025). Sebanyak 70 pegiat kriya dari Kota Mojokerto hadir mengikuti sesi pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi karya mereka.

Dalam sambutannya, Banyu Biru menekankan kreativitas adalah inti dari industri kriya sumber ide, inovasi, dan nilai jual. Ia menyebut workshop ini penting untuk mengasah kemampuan para pelaku kriya dalam menciptakan produk yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki kekuatan branding dan kekokohan legalitas.

“Saya minta teman-teman diajarkan dan ditularkan kreativitasnya. Kreativitas apa saja yang bisa dieksplorasi lebih jauh. Intinya dilakukan Rebranding agar bisa meningkatkan nilai jual,” ujarnya.

Namun, Banyu menegaskan penciptaan karya saja tidak cukup. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah kunci agar karya para pengrajin tidak mudah ditiru atau dijiplak, terlebih di tengah banjir produk impor murah dan drifting. Ia mencontohkan sektor batik yang memiliki sekitar 6.000 motif dari berbagai daerah, namun masih rentan dibajak karena lemahnya perlindungan HKI.

“Kalau hakinya bisa secure, secara hukum bisa enforce, daya saing kita meningkat,” katanya.

Tak hanya soal kreativitas dan proteksi, Banyu juga menyinggung pentingnya akses pendanaan. Melalui pembahasan di Senayan, ia bersama Panja Daya Saing tengah mendorong penyempurnaan aturan, termasuk skema pendanaan yang lebih realistis bagi pelaku UMKM kriya. Menurutnya, pelaku kriya harus didukung sejak tahap penciptaan hingga masuk marketplace, agar produk lokal bisa lebih mudah bersaing dengan impor.

Workshop ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang penguatan mental bagi para pegiat kriya Mojokerto. Banyu berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan, memicu inovasi, dan memperkuat keberanian pelaku kriya untuk melangkah lebih jauh dalam industri kreatif yang terus tumbuh. Dengan penuh optimisme, ia secara resmi membuka kegiatan dan berharap nilai-nilai kreativitas yang ditanamkan hari itu dapat melahirkan karya yang semakin membanggakan Mojokerto dan Indonesia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *