Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Dialog Kebangsaan, Basarah Temui Pelaku Budaya Kota Malang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Anggota Komisi XIII DPR RI Daerah Pemilihan Malang Raya sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Dr. Ahmad Basarah, menggelar kegiatan serap aspirasi masyarakat bersama para pelaku seni di Sanggar Seni Kedungkandang, Kota Malang, Ahad (28/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Malang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Achmad Zakaria, serta Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Saifuddin Zuhri. Hadir pula para seniman lintas bidang, mulai dari seni tradisi, seni pertunjukan, hingga komunitas kreatif lokal.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Basarah mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan pelaku seni, terutama terkait keterbatasan ruang ekspresi, dukungan anggaran, keberlanjutan sanggar seni, hingga perlindungan terhadap pelaku seni tradisional di tengah arus modernisasi.

Basarah menegaskan seni dan kebudayaan merupakan bagian penting dari jati diri bangsa yang harus dijaga dan dilindungi oleh negara. Ia menilai pelaku seni bukan sekadar penghibur, tetapi penjaga nilai, sejarah, dan identitas kebudayaan Indonesia.

“Pelaku seni adalah penjaga ruh kebudayaan bangsa. Negara tidak boleh abai terhadap keberlangsungan seni dan budaya lokal, karena dari situlah karakter bangsa dibentuk,” kata Basarah.

Ia menambahkan, aspirasi yang disampaikan para seniman akan menjadi bahan perjuangan di tingkat nasional, baik melalui fungsi legislasi, pengawasan, maupun penganggaran di DPR RI. Dirinya juga menekankan pentingnya keberpihakan kebijakan negara terhadap ekosistem seni, khususnya bagi pelaku seni tradisional yang masih bertahan dengan keterbatasan.

“Menurut saya, ruang dialog seperti ini penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak terlepas dari realitas di lapangan. Saya pastikan, suara pelaku seni akan disampaikan dan diperjuangkan dalam forum-forum resmi di parlemen,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Ahmad Basarah yang secara langsung menyerap aspirasi pelaku seni. Menurutnya, keterlibatan pemerintah dan wakil rakyat menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya di Kota Malang.

“Pelaku seni membutuhkan keberpihakan nyata, bukan hanya apresiasi simbolik. Aspirasi yang disampaikan hari ini adalah cerminan kebutuhan riil di lapangan,” kata Amithya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Achmad Zakaria, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah sangat diperlukan agar program pengembangan seni budaya dapat berjalan berkelanjutan.

“Sanggar seni memiliki peran strategis sebagai ruang pembinaan generasi muda,” ungkapnya.

Senada, Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Saifuddin Zuhri, menegaskan seni dan budaya harus ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan manusia. Menurutnya, perhatian terhadap pelaku seni juga berdampak pada penguatan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

“Jika ekosistem seni diperkuat, dampaknya bukan hanya pada budaya, tetapi juga ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar Saifuddin.

Kegiatan serap aspirasi ini berlangsung dialogis dan terbuka. Para seniman berharap, aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan nyata yang berpihak pada pelaku seni dan kebudayaan.

Basarah menutup kegiatan dengan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk komunitas seni, sebagai wujud tanggung jawab wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan publik.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *