Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Trio Agus Purwono Desak Perluasan Angkutan Gratis Malang, Mahasiswa hingga Warga Umum Jadi Sasaran

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Program angkutan gratis di Kota Malang mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono. Namun, ia mendorong agar layanan transportasi tersebut ke depan tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar, tetapi diperluas untuk menjangkau mahasiswa hingga masyarakat umum.

Pernyataan tersebut disampaikan Trio pada Rabu (2/9/2026) saat menanggapi pengembangan program transportasi massal di Kota Malang.

Menurutnya, program angkutan gratis yang saat ini dijalankan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Malang dalam menyediakan layanan transportasi yang lebih mudah diakses masyarakat. Program tersebut juga menjadi pengganti dari layanan bus sekolah yang sebelumnya beroperasi.

Trio berharap cakupan layanan dapat terus ditingkatkan secara bertahap sehingga manfaatnya tidak berhenti pada kalangan pelajar.

“Kita berharap memang programnya nanti bisa secara spontan mulai ditingkatkan. Kita juga akan evaluasi. Jangkauannya sebisa mungkin semaksimal mungkin, tidak hanya untuk pelajar, tapi ke umum juga,” ujar Trio.

Ia menilai perluasan layanan tersebut penting, terutama untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat, termasuk mahasiswa yang menjadi salah satu kelompok pengguna transportasi di Kota Malang.

Menurut politisi PKS itu, konsep buy the service atau subsidi tarif dapat menjadi salah satu skema yang dikembangkan pemerintah untuk memperluas akses transportasi massal. Namun, penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Program buy the service atau subsidi tarif itu pelan-pelan nanti coba akan bisa kita tingkatkan,” katanya.

Trio menjelaskan, pengembangan transportasi massal pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Malang.

Karena itu, ia mendorong agar perluasan sasaran pengguna dilakukan secara bertahap. Setelah menyasar pelajar, layanan diharapkan dapat menjangkau mahasiswa dan masyarakat umum secara lebih luas.

“Tujuan transportasi massal ini kan berupaya agar bisa mengurangi kemacetan. Sehingga secara bertahap awalnya mungkin pelajar, juga nanti terus meningkat ke umum,” jelas alumnus UB itu.

Selain memperluas sasaran pengguna, jumlah armada juga dinilai perlu menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk melihat efektivitas program sekaligus memastikan keberlanjutannya.

Trio menegaskan bahwa kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan seberapa jauh program transportasi massal tersebut dapat dikembangkan.

“Secara luas juga jumlah angkutannya akan menyesuaikan. Tapi kita akan evaluasi sampai seberapa kemampuan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kota,” pungkasnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *