google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Gelar Perayaan HUT PDIP Ke 53 di Wisma Perjuangan, Saifuddin Zuhri Tekankan Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar konsolidasi internal di Wisma Perjuangan, Ahad (18/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan sekaligus langkah awal penataan organisasi menyongsong agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.

Konsolidasi tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, anak ranting, badan-badan partai, serta para senior dan tokoh PDI Perjuangan Kota Batu. Kehadiran para senior partai menjadi sorotan tersendiri karena mereka merupakan figur-figur yang pernah berjuang di masa Orde Baru, ketika aktivitas partai politik masih dibatasi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifuddin Zuhri, mengatakan konsolidasi ini bukan sekadar agenda seremonial peringatan hari lahir partai, melainkan momentum memperkuat ikatan ideologis dan struktural antara generasi lama dan kader muda.

“Dalam rangka HUT ke-53 PDI Perjuangan, kami sengaja mengundang senior-senior partai. Mereka adalah tokoh-tokoh yang dulu berjuang di masa sulit, turun langsung ke masyarakat, bahkan menggelar pertemuan partai dengan gotong royong. Nilai-nilai itu harus kita lanjutkan,” kata Saifuddin.

Ia menegaskan, keterlibatan senior partai penting sebagai referensi dan pertimbangan dalam penataan struktur partai ke depan. Terlebih, dalam waktu dekat PDI Perjuangan Kota Batu akan menghadapi sejumlah agenda organisasi, mulai dari musyawarah anak cabang (Musancab), hingga musyawarah anak ranting (Musanran).

“Konsolidasi ini juga bagian dari persiapan penataan struktural. Ke depan akan ada Musancab, musran dan musanran. Dengan melibatkan senior sejak awal, kita ingin agar regenerasi berjalan dengan baik dan tetap berakar pada sejarah serta ideologi partai,” tegasnya.

Saifuddin menyebut, konsolidasi ini juga menjadi ajang pemetaan awal menghadapi dinamika politik ke depan. Ia menilai penting bagi kader untuk memahami arah dan tantangan politik nasional maupun lokal, sekaligus memperkuat basis pemilih tradisional PDI Perjuangan.

“Ini bagian dari persiapan menyongsong Pemilu 2029. Kita harus mulai memetakan dinamika politik, memperkuat struktur, dan menggarap pemilih dengan kerja nyata di masyarakat. PDI Perjuangan harus tetap menjadi partai yang bekerja untuk kepentingan rakyat,” jelas anggota komisi A DPRD Jawa Timur itu.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Khamim Tohari, menuturkan bahwa konsolidasi ini menegaskan komitmen partai untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga kader-kader lama yang pernah berjuang bersama partai.

“Hari ini kita sepakat untuk kembali memperkuat perjuangan bersama rakyat. PDI Perjuangan Kota Batu harus hadir di tengah masyarakat, membantu wong cilik, dan memastikan program-program kerakyatan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Khamim.

Ia menambahkan, semangat kembali ke akar rumput menjadi garis kebijakan yang terus ditekankan oleh partai. Menurutnya, kerja politik tidak boleh terlepas dari kebutuhan riil masyarakat, baik di tingkat desa maupun perkotaan.

“Kita ingin seluruh struktur bergerak, membangun komunikasi dengan masyarakat, dan merealisasikan program-program kerakyatan. Ini sejalan dengan semangat partai sebagai pembela wong cilik,” katanya.

“Melalui konsolidasi ini, DPC PDI Perjuangan Kota Batu berharap soliditas internal semakin kuat, kesinambungan kaderisasi terjaga, serta kesiapan partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan semakin matang,” tutup anggota DPRD Kota Batu itu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *