google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kapolri Tinjau Karya Anak Bangsa: Pupuk Batu Bara Kampar Menuju Global

  • Bagikan
Kapolri Meninjau Pabrik Pupuk Batu Bara PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar
banner 468x60
Kapolri Meninjau Pabrik Pupuk Batu Bara PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar

Kampar, iKoneksi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pabrik pupuk batu bara PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Kunjungan ini menjadi sorotan karena pabrik tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar internasional.

PT Bursatani Futura Andyta bergerak di bidang produksi pupuk batu bara dengan lokasi pabrik di Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Pabrik berdiri di atas lahan seluas 20 hektare dan mempekerjakan 31 orang tenaga kerja, mulai dari administrasi, keamanan, produksi, hingga tenaga tidak tetap.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri menerima penjelasan dari Direktur Utama PT Bursatani Futura Andyta, Raden Umar Hasan Saputra, mengenai produk unggulan Pupuk Futura Plus Presisi. Setelah itu, Kapolri meninjau langsung proses produksi pupuk batu bara di pabrik.

Pabrik beroperasi delapan jam per hari dengan kapasitas produksi 24 ton. Dalam sebulan, total produksi bisa mencapai 480 ton. Produk ini memanfaatkan batu bara berkalori rendah yang tidak terserap industri PLTU, sehingga menjadi inovasi dalam mengolah sumber daya yang sebelumnya kurang optimal.

Pupuk batu bara yang dihasilkan memiliki kandungan asam humat lebih dari 20 persen, C-organik minimal 15 persen, serta unsur hara makro dan mikro. Komposisi tersebut mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus memperbaiki struktur tanah dan menjaga produktivitas pertanian berkelanjutan.

Inovasi ini telah mendapat pengakuan resmi berupa izin edar dari Kementerian Pertanian, paten di Indonesia dan Amerika Serikat, serta merek dagang di China. Perusahaan juga telah memperluas pengembangan pabrik ke Zimbabwe dan Nigeria, serta mengekspor produk ke Amerika Serikat, Nigeria, Zimbabwe, dan Botswana.

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, PT Bursatani Futura Andyta bekerja sama dengan Polri untuk memproduksi pupuk batu bara Futuraplus Presisi. Produk ini diformulasikan sesuai kebutuhan kelompok tani binaan Polri.

Pada kesempatan itu, Kapolri menyerahkan bantuan 80 ton pupuk Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani di Riau. Bantuan disalurkan kepada kelompok tani dari Rokan Hulu, Pelalawan, Kampar, Siak, serta Kecamatan Tambang.

“Pemanfaatan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku pupuk bukan hanya memberi nilai tambah bagi komoditas nasional, tetapi juga menghadirkan solusi bagi sektor pertanian melalui produk yang mampu memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produktivitas,” ujar Kapolri.

Kegiatan ini memperlihatkan sinergi antara inovasi industri, dukungan terhadap petani, dan penguatan ketahanan pangan. Dari Kampar, pupuk karya anak bangsa tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menunjukkan potensi Indonesia bersaing di pasar global.

Peninjauan Kapolri sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan industri nasional berbasis sumber daya domestik. Kehadiran Polri dalam program ini menegaskan komitmen untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan langkah ini, Polri menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam mewujudkan swasembada pangan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam inovasi teknologi pertanian di tingkat internasional.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *