Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Melalui Pentas Teater DKM Tahun 2026, Amithya: Seniman Kota Malang Harus Berani Bersaing!

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Suasana langit mendung yang berujung hujan tak menyurutkan semangat para seniman dan penonton dalam peringatan Hari Teater Sedunia yang digelar Dewan Kesenian Malang (DKM), Sabtu (28/3/2026). Pentas bertajuk Padang Bulan Langit Syahdu Kuto Malang tetap berlangsung meriah, menghadirkan energi budaya yang kuat di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani, yang memberikan apresiasi terhadap konsistensi para pelaku seni dalam menjaga denyut kebudayaan lokal. Ia menilai, kesenian di Kota Malang memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional.

Dalam sambutannya, Amithya menekankan pentingnya daya saing dalam dunia seni. Ia berharap berbagai karya yang ditampilkan mampu memberi pengalaman berkesan bagi penonton, sekaligus menjadi wajah representatif budaya Malang.

“Mudah-mudahan seluruh penonton bisa terpuaskan dengan sajian seni yang ditampilkan, dan ke depan bisa menghadirkan karya yang lebih menarik, termasuk bagi penonton dari luar daerah,” kata Mia sapaan akrabnya.

Meski hujan mengguyur sepanjang acara, atmosfer pertunjukan justru terasa semakin hidup. Para seniman tetap tampil total, menunjukkan dedikasi tinggi terhadap dunia teater. Penonton yang hadir pun tampak bertahan, menikmati setiap adegan yang dipentaskan dengan penuh antusias.

Momentum ini menurut Mia juga menjadi refleksi penting bagi pengembangan seni di wilayah Malang Raya, termasuk potensi desa-desa budaya seperti Desa Sumbergondo yang mulai dilirik sebagai bagian dari ekosistem kesenian daerah. Pertunjukan ini dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan seni berbasis lokal yang dapat terintegrasi dengan panggung-panggung kreatif seperti yang diinisiasi DKM.

DKM sendiri berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang ekspresi bagi para seniman, sekaligus memperluas jangkauan pertunjukan agar mampu menarik perhatian publik yang lebih luas. Kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah diharapkan menjadi kunci dalam memperkuat identitas budaya Kota Malang.

“Peringatan Hari Teater Sedunia tahun ini menjadi bukti seni tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh di tengah berbagai tantangan. Hujan yang turun justru menjadi simbol keteguhan para pelaku seni dalam menjaga panggung tetap hidup. Dengan semangat yang terus menyala, Kota Malang kembali menunjukkan diri sebagai salah satu pusat kebudayaan yang patut diperhitungkan, di mana seni tidak sekadar dipentaskan, tetapi juga diperjuangkan,” tandas Mia.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *