Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Okupansi Hotel di Malang Melonjak, Wisatawan Padati Libur Lebaran

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kota Malang kembali menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi favorit di momen libur Hari Raya Idul Fitri 2025. Hingga Rabu (2/4/2025), tingkat okupansi hotel di kota ini melonjak drastis, mencapai 80 persen di hari ketiga libur Lebaran.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basuki, mengungkapkan lonjakan ini telah diprediksi sebelumnya. Bahkan, ia memperkirakan jumlah wisatawan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

“Saat ini okupansi hotel berada di kisaran 70 hingga 80 persen. Beberapa hotel bahkan sudah full booked,” ujar Agoes kepada iKoneksi.com pada Selasa (1/4/2025).

Wisatawan Didominasi Pendatang dari Luar Kota

Menurut Agoes, mayoritas tamu yang menginap di hotel-hotel Kota Malang berasal dari luar daerah. Mereka datang dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, serta sejumlah kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Wisatawan dari berbagai daerah di Jawa Timur juga turut meramaikan suasana liburan di Malang Raya.

Rata-rata durasi menginap wisatawan berkisar dua hari. Mereka memanfaatkan waktu liburan ini untuk mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di sekitar Malang Raya, terutama di Kota Batu yang terkenal dengan wisata alam dan wahana rekreasinya.

“Banyak yang memilih menginap selama dua hari, dan kemungkinan besar tingkat hunian akan tetap tinggi hingga 4 April mendatang. Ini menunjukkan bahwa momen liburan Lebaran kali ini dimanfaatkan banyak orang untuk berwisata,” sebut Agoes.

Kapasitas Hotel di Malang Nyaris Penuh

Berdasarkan data PHRI Kota Malang, jumlah total kamar hotel di kota ini mencapai lebih dari 3.500 kamar. Dengan tingkat okupansi yang sudah mencapai 80 persen, berarti lebih dari 3.000 kamar hotel telah terisi oleh para wisatawan yang ingin menikmati liburan di Malang Raya. Tingginya okupansi hotel ini menjadi angin segar bagi sektor perhotelan dan pariwisata di Kota Malang yang sebelumnya sempat terdampak oleh berbagai kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, diharapkan roda perekonomian lokal, terutama sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi, ikut bergerak lebih dinamis.

“Kami melihat tren positif ini sebagai bukti bahwa Malang tetap menjadi salah satu tujuan utama wisatawan selama libur Lebaran. Ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri pariwisata untuk terus meningkatkan pelayanan dan inovasi,” ungkap Agoes.

Pariwisata Malang Kembali Bergairah

Fenomena meningkatnya tingkat hunian hotel ini sekaligus menandakan kebangkitan sektor pariwisata di Kota Malang setelah beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tantangan. Keindahan alam, udara sejuk, serta beragam destinasi wisata yang ditawarkan menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak oleh wisatawan domestik.

“Dengan tren positif ini, diharapkan Malang Raya terus menjadi primadona wisata di Jawa Timur, bahkan Indonesia. Para pelaku usaha perhotelan dan pariwisata pun kini semakin optimis menghadapi masa depan industri ini yang kian cerah,” tandas Agoes. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *