Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

PIK 2 Sumbang Rp 50 Triliun Pajak, Serap 200 Ribu Pekerja

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) yang dikembangkan oleh Agung Sedayu Group (ASG) tidak hanya menjadi kawasan elite baru, tetapi juga berkontribusi besar bagi negara.

Presiden Direktur ASG, Nono Sampono, mengungkapkan bahwa sejak pembangunan PIK 2 dimulai, perusahaan telah menyumbang pajak hampir Rp 50 triliun kepada negara.

“Ini fakta, dari aspek ekonomi secara keseluruhan tercatat pajak yang diberikan oleh ASG kurang lebih sudah mendekati Rp 50 triliun. Baik yang diterima di daerah sampai pusat,” ujar Nono kepada iKoneksi.com Sabtu (25/1/2025).

Selain kontribusi pajak yang besar, Nono menyebutkan pembangunan PIK 2 juga menciptakan 200 ribu lapangan kerja, memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Kabupaten Tangerang Jadi Daerah dengan PAD Tertinggi

Menurut Nono, keberadaan PIK 2 turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang, wilayah tempat proyek ini dikembangkan. Bahkan, Kabupaten Tangerang kini memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi dibandingkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

“PAD Kabupaten Tangerang meningkat pesat karena adanya PIK 2. Ini menunjukkan pembangunan yang kami lakukan berdampak positif bagi daerah,” ungkapnya.

Tanggung Jawab Sosial untuk Masyarakat Sekitar

Nono menegaskan ASG tidak hanya fokus pada bisnis semata, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat yang terdampak pembangunan.

Sejumlah program sosial yang telah dilakukan antara lain:

  • Pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa seperti jalan dan jembatan.
  • Renovasi rumah ibadah dan sekolah.
  • Bedah rumah untuk warga kurang mampu.
  • Pembangunan perguruan tinggi dari nol.
  • Pemberian beasiswa bagi anak-anak nelayan.

“Kami tidak pernah absen dalam memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar. Kami ingin memastikan pembangunan ini juga membawa manfaat bagi mereka,” tegas Nono.

Tantangan dalam Pembangunan PIK 2

Meski proyek ini memberikan dampak ekonomi besar, Nono mengakui dalam pembangunan PIK 2 terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait perizinan dan pembebasan lahan.

“Ada yang bisa kami selesaikan, ada yang harus melalui pengadilan, dan ada yang masih belum terselesaikan. Itu pasti ada,” kata Nono.

Kendati menghadapi berbagai kendala, ASG tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan PIK 2 dengan tetap memperhatikan aspek hukum serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Dengan besarnya kontribusi PIK 2 dalam perekonomian nasional dan daerah, proyek ini menjadi salah satu contoh bagaimana sektor properti dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” pungkas Nono. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *