Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Remaja Putri Batu Ditemukan, Polres Batu Tangkap Pria Pembawa Kabur

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Setelah sempat dinyatakan hilang selama beberapa hari, seorang remaja putri berusia 16 tahun asal Kota Batu akhirnya berhasil ditemukan. Polisi bergerak cepat dan menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembawa kabur gadis tersebut. Penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Polres Batu pada Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Kabar ini sekaligus menjadi penutup dari pencarian yang menyita perhatian warga Batu dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Warga sempat dibuat resah karena beredarnya informasi di media sosial tentang hilangnya seorang pelajar perempuan yang diduga dibawa kabur oleh seseorang yang baru dikenalnya.

Penangkapan Dramatis di Pinggir Jalan Pujon

Kapolres Batuz AKBP Andy Yudha Pranata melalui Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Joko Purwanto, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku dan korban ditemukan saat tengah berteduh di pinggir jalan kawasan Pujon.

“Tim Opsnal Resmob Polres Batu berhasil melakukan penyelidikan cepat dan mendapati keduanya sedang berada di wilayah Kecamatan Pujon hingga akhirnya ditangkap,” kata Joko saat dikonfirmasi iKoneksi.com, Rabu (1/10/2025).

Petugas yang sejak pagi melakukan penyisiran di sekitar area Pujon langsung bergerak begitu mendapat laporan keberadaan pasangan itu. Tanpa perlawanan, pelaku diamankan dan langsung dibawa ke Mapolres Batu untuk diperiksa lebih lanjut. Korban yang sempat ketakutan dan tampak lemah juga segera dibawa ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk mendapatkan pendampingan.

Kronologi Hilangnya Remaja Pelajar Batu

Korban diketahui berinisial ASAZ (16), seorang pelajar asal Jalan Lahor, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu. Ia dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah meninggalkan rumah tanpa kabar beberapa hari sebelumnya.

Menurut keterangan awal, ASAZ diduga dibawa kabur oleh seorang pria yang baru dikenal melalui media sosial. Keluarga yang khawatir segera melapor ke pihak kepolisian, hingga akhirnya kasus ini ditangani oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Batu bekerja sama dengan Unit PPA.

Polisi kemudian melacak keberadaan korban melalui berbagai petunjuk, termasuk jejak digital, komunikasi terakhir, dan informasi dari warga. Hasilnya, tim mendeteksi keberadaan korban bersama pelaku di wilayah Pujon.

“Kami bergerak cepat begitu mengetahui posisi mereka. Begitu situasi memungkinkan, langsung dilakukan penangkapan,” terang Joko.

Korban Selamat dan Sudah Kembali ke Keluarga

Saat ini, korban dalam kondisi selamat dan telah berkumpul kembali dengan keluarganya. Meski begitu, pihak kepolisian tetap melakukan pemeriksaan psikologis dan pendampingan agar korban bisa pulih dari trauma.

“Kasus ini masih kami dalami di Unit PPA Polres Batu. Untuk sementara, identitas terduga pelaku belum bisa kami ungkapkan karena masih dalam proses pemeriksaan intensif,” tegas Joko.

Unit PPA juga melakukan pendalaman terhadap motif pelaku membawa kabur korban, termasuk dugaan adanya unsur bujuk rayu, ancaman, atau eksploitasi.

“Saya menegaskan tindakan seperti ini tidak bisa ditoleransi dan akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku,” terang Joko.

Polres Batu Tegaskan Langkah Tegas Terhadap Kejahatan Anak

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kejahatan terhadap anak, terutama dengan modus bujuk rayu di dunia maya, masih menjadi ancaman serius. Polres Batu menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum yang melibatkan anak di bawah umur.

“Orang tua harus semakin waspada dan memperhatikan pergaulan anak-anaknya, terutama di media sosial. Banyak kasus bermula dari perkenalan daring yang kemudian berujung pada perbuatan pidana,” imbau Joko.

Ia juga menyebutkan masyarakat diharapkan segera melapor jika menemukan indikasi serupa agar tindakan cepat bisa dilakukan.

“Respons cepat dan kerja sama warga sangat penting. Dalam kasus ini, laporan cepat keluarga dan informasi dari masyarakat sangat membantu proses penangkapan,” jelasnya.

Kasus Masih Berlanjut, Polisi Dalami Motif Pelaku

Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Batu. Polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui latar belakang hubungan keduanya dan motif sebenarnya di balik tindakan membawa kabur korban.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pelajar yang masih di bawah umur. Polisi memastikan penanganan dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan tenaga ahli dan pendamping anak.

“Dengan keberhasilan ini, Polres Batu kembali menunjukkan kesigapan dalam menangani kasus yang menyangkut keselamatan anak dan remaja. Kini masyarakat Kota Batu bisa sedikit lega, sementara kami terus bekerja memastikan pelaku akan mendapat pertanggungjawaban hukum setimpal atas perbuatannya,” pungkas Joko. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *