google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

15 Gebrakan Prioritas Wali Kota Batu Nurochman

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Pemerintah Kota Batu di bawah kepemimpinan Wali Kota Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto meluncurkan 15 program prioritas untuk lima tahun mendatang. Program-program ini dirancang sebagai langkah percepatan pembangunan di berbagai sektor, sekaligus mewujudkan visi Mbatu Sae.

Langkah strategis ini tidak hanya menargetkan pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, ekonomi, lingkungan, hingga kebudayaan. Dengan pendekatan menyeluruh, Pemkot Batu berharap transformasi nyata dapat segera dirasakan masyarakat.

Pendidikan: Program 1000 Sarjana

Salah satu program yang paling menyita perhatian adalah beasiswa 1000 sarjana. Melalui program ini, Pemkot Batu memberikan kesempatan luas bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Prinsip program ini kami persembahkan untuk anak-anak Kota Batu agar memiliki daya saing dan meningkatkan kualitas mereka. Ini juga langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Nurochman.

Tahun 2025, Pemkot mengalokasikan Rp 1,8 miliar untuk program ini. Dari 284 pendaftar, sebanyak 214 calon mahasiswa dinyatakan lolos seleksi administrasi. Beasiswa diberikan penuh untuk biaya kuliah, dengan sasaran beragam mulai dari siswa berprestasi, penyandang disabilitas, guru non-ASN, perangkat desa, pelaku UMKM, hingga Hafiz dan Hafizah Al-Quran.

Nurochman menekankan pentingnya ikatan emosional antara penerima beasiswa dengan Pemkot.

“Mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi kembali melalui riset, survei, atau rekomendasi sesuai bidang ilmu masing-masing,” tutur politisi PKB itu.

Kesejahteraan Warga: Insentif Naik dan Subsidi

Pemkot juga menaikkan insentif bagi sejumlah kalangan yang dinilai berjasa di tengah masyarakat. Guru ngaji kini mendapat tambahan insentif dari Rp 250 ribu menjadi Rp 350 ribu. Sementara Ketua RT dan RW menerima kenaikan dari Rp 312.230 menjadi Rp 512.230.

“Kami ingin menyejahterakan insan pendidikan agama, karena mereka berperan besar dalam membentuk karakter anak-anak Kota Batu,” jelas Nurochman.

Tak hanya itu, 911 rumah ibadah di Kota Batu akan menerima subsidi listrik. Warga pra-sejahtera dan non-usaha juga bakal memperoleh subsidi air bersih, memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Lingkungan: Konservasi dan Inovasi

Di sektor lingkungan, Pemkot merencanakan pembangunan kawasan industri pengelolaan sampah serta Spiritual Botanical Garden. Konsep taman ini menggabungkan konservasi alam dengan nilai-nilai religius, sehingga memberi manfaat ekologis sekaligus spiritual.

“Selain itu, fungsi hutan kota Bondas diperkuat sebagai penyangga ekologis untuk menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pertumbuhan kota,” jelas Nurochman.

Ekonomi dan UMKM: Dari Mall UMKM hingga Agrobank

Untuk mendongkrak ekonomi rakyat, Pemkot menyiapkan pembangunan Mall UMKM dan PKL di kawasan Alun-Alun, lengkap dengan sistem parkir terintegrasi. Tahun 2025 juga akan menjadi momentum pengaktifan PT BWR sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor UMKM, agrobank, dan pariwisata.

“Desa-desa pun mendapat perhatian khusus dengan tambahan bagi hasil sebesar Rp 5 miliar, yang diharapkan memperkuat kemandirian desa,” terang Nurochman.

Olahraga dan Kebudayaan: Pusat Kreativitas Baru

Di bidang olahraga, Nurochman membeberkan Stadion Gelora Brantas dan GOR Gajahmada akan ditingkatkan standar fasilitasnya agar mampu menggelar event berskala nasional. Selain itu, Pemkot tengah menyiapkan pembangunan Batu Sports Center sebagai ikon baru kota.

Sementara di sektor kebudayaan, Nurochman menggagas Batu ArtPreneur, sebuah pusat seni dan ekonomi kreatif. Pemkot juga menyiapkan pendirian SMK Kesenian atau program studi kesenian baru bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Pertanian: Smart and Integrated Farming

Sebagai kota dengan potensi agraris kuat, Batu tidak melupakan sektor pertanian. Pemkot menggencarkan program Smart and Integrated Farming serta membangun Packing House di Desa Sumberbrantas guna meningkatkan daya saing hasil pertanian lokal.

Sinergi dan Harapan Besar

Nurochman menekankan seluruh program prioritas ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Semua pihak harus bergerak cepat dan tepat. Tahun 2025 adalah langkah awal menuju target besar di 2026,” katanya.

“Dengan 15 program prioritas ini, Kota Batu menapaki jalannya menuju kota yang lebih sejahtera, berdaya saing, sekaligus menjaga kearifan lokal dan lingkungan,” tukas Nurochman. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *