google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

UM Store, Simbol Baru Kreativitas dan Hilirisasi Karya Kampus

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Universitas Negeri Malang (UM) menandai babak baru dalam perjalanan 71 tahunnya dengan langkah berani dan visioner. Kamis (16/10/2025), kampus yang dikenal sebagai The Learning University ini meresmikan UM Store, sebuah fasilitas modern yang dirancang sebagai pusat pengembangan karya, inovasi, serta produk kreatif civitas akademika.

Peresmian digelar meriah di lokasi UM Store, ditandai dengan penandatanganan plakat dan pemotongan tumpeng oleh Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., di hadapan jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta perwakilan Badan Pengembangan Usaha dan Dana Abadi (BPUDA). Acara tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Dies Natalis ke-71 UM, yang tahun ini mengusung semangat transformasi menuju kampus yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global.

Wahana Hilirisasi Karya dan Penguatan Ekonomi Akademik

Sekretaris BPUDA UM, Yuli Agustina, menjelaskan pembukaan UM Store bukan sekadar pelengkap fasilitas kampus, tetapi bagian dari strategi besar hilirisasi karya civitas akademika. Menurutnya, universitas perlu memiliki wadah yang mampu menyalurkan berbagai hasil riset, produk kreativitas, hingga inovasi mahasiswa dan dosen agar memiliki nilai ekonomi dan dampak sosial.

“UM Store ini kami rancang sebagai wahana hilirisasi karya kampus. Semua hasil riset, pengabdian, hingga produk unggulan mahasiswa dan dosen akan bermuara di BPUDA untuk kemudian kami bantu pasarkan,” kata Yuli.

Untuk tahap awal, UM Store menyediakan berbagai merchandise resmi Universitas Negeri Malang, alat tulis kantor (ATK), serta produk-produk dengan identitas dan branding UM. Namun ke depan, lini usaha akan diperluas dengan menghadirkan produk-produk inovatif dari tiap fakultas, termasuk hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang layak dikomersialisasi.

Tidak hanya itu, sistem transaksi di UM Store juga sepenuhnya mengadopsi pembayaran digital berbasis QRIS, sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi keuangan digital di lingkungan kampus.

“Operasional UM Store akan dibuka untuk umum setiap hari Senin hingga Sabtu, pukul 08.00–22.00 WIB. Kami ingin fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga sarana interaksi sosial dan kolaborasi antarwarga kampus,” jelas Yuli.

Fasilitas Lengkap, Ruang Sosial Baru di Tengah Kampus

Tak hanya berfungsi sebagai pusat penjualan produk kampus, UM Store juga menghadirkan ruang interaksi sosial yang nyaman bagi mahasiswa dan dosen. Di lantai dua, pengunjung dapat menikmati suasana santai di area kafe dan foodcourt yang menawarkan beragam menu kuliner.

“Lantai dua bisa jadi tempat nongkrong, diskusi, bahkan bimbingan dosen-mahasiswa. Kami ingin menciptakan ruang yang tidak hanya produktif tetapi juga hangat dan inklusif,” sebut Yuli.

Area parkir pun telah disiapkan dengan baik motor di basement, sementara mobil dapat diparkir di kawasan Masjid UM dan lapangan tenis, memastikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Dari Fasilitas Komersial ke Pusat Kolaborasi Akademik

Dalam sambutannya, Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. menegaskan UM Store merupakan lebih dari sekadar tempat berbelanja. Fasilitas ini adalah simbol nyata dari visi universitas untuk menghadirkan ruang kolaborasi dan kesejahteraan bagi seluruh keluarga besar UM.

“UM Store ini bagian dari pelayanan universitas untuk civitas akademika. Tempat ini bisa digunakan untuk bimbingan, diskusi, atau sekadar rehat. Tidak perlu jauh-jauh, semua bisa dilakukan di sini,” ujarnya.

Hariyono menambahkan, lantai satu UM Store akan difokuskan sebagai pusat penjualan produk UM yang dikelola langsung oleh BPUDA. Sementara lantai dua akan dioptimalkan sebagai foodcourt hasil kerja sama dengan masyarakat, dengan kapasitas mencapai 700–800 orang.

“Kami ingin fasilitas ini menjadi wadah kebersamaan, sekaligus ruang untuk menumbuhkan semangat wirausaha dan kolaborasi. Di sinilah mahasiswa dan dosen bisa melihat langsung bagaimana karya akademik bertransformasi menjadi produk nyata yang bernilai,” tegasnya.

Meneguhkan Komitmen Menuju Kampus Kreatif dan Mandiri

Dengan hadirnya UM Store, Universitas Negeri Malang mempertegas posisinya sebagai kampus pelopor pengembangan kewirausahaan akademik di Indonesia. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan universitas dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis riset dan inovasi.

“UM Store diharapkan menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk mengembangkan potensi serupa menghubungkan dunia akademik dengan dunia industri dan masyarakat,” terangnya.

Sebagaimana semangat Dies Natalis ke-71, UM terus bergerak menjadi kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga produktif dalam melahirkan karya yang berdaya saing dan berdampak luas.

‘Dari Malang, UM Store menjadi simbol nyata transformasi pendidikan tinggi menuju masa depan yang lebih kreatif, mandiri, dan mengakar pada nilai-nilai inovasi berkelanjutan,” pungkas Hariyono.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *