google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Waspada Super Flu, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Pakai Masker

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan pola hidup sehat, termasuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menyusul merebaknya penyebaran virus Influenza A (H3N2) subclade K, yang dikenal sebagai super flu, di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), virus Influenza A (H3N2) subclade K telah terdeteksi di delapan provinsi. Kasus terbanyak tercatat di Jawa Timur, disusul Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. Jawa Timur menjadi wilayah dengan jumlah temuan tertinggi, mencapai puluhan kasus.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus, baik suspek maupun terkonfirmasi, di wilayah Kota Malang. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak lengah karena karakteristik super flu dinilai lebih berat dibandingkan influenza musiman.

“Untuk Kota Malang, sejauh ini belum ada laporan kasus. Namun, kami tetap mengingatkan masyarakat agar waspada dan tidak lengah,” kata Husnul saat ditemui iKoneksi.com, Ahad (4/1/2026).

Husnul menjelaskan, meskipun belum ada arahan teknis tertulis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi. Salah satunya dengan menyiagakan tenaga kesehatan di puskesmas, posyandu, serta fasilitas layanan kesehatan lainnya.

“Para tenaga kesehatan saya minta meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam melakukan deteksi dini terhadap warga yang menunjukkan gejala mengarah pada influenza berat. Apabila ditemukan kasus mencurigakan, petugas di lapangan diminta segera melakukan pemeriksaan awal dan merujuk pasien ke rumah sakit jika diperlukan,” beber Husnul.

“Jika ditemukan gejala yang mencurigakan, petugas bisa langsung melakukan deteksi awal dan merujuk pasien ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” kata Husnul.

Ia menambahkan, fasilitas kesehatan di Kota Malang dinilai siap menghadapi kemungkinan munculnya kasus super flu. Pengalaman selama Pandemi Covid-19 menjadi bekal penting bagi tenaga medis dalam penanganan penyakit menular.

“Baik tenaga kesehatan maupun fasilitas seperti puskesmas dan rumah sakit sudah siap. Kami juga berkoordinasi dengan RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) apabila dibutuhkan penanganan lanjutan,” ujarnya.

Terkait gejala, Husnul menyebut bahwa Influenza A (H3N2) memiliki tanda yang mirip dengan flu biasa, seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan rasa lemas. Namun, tingkat keparahan super flu dapat lebih berat karena merupakan hasil mutasi virus, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit penyerta.

“Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kota Malang mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menggunakan masker, terutama saat merasa tidak sehat atau berada di tempat keramaian,” serunya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak bingung dan tidak panik. Tetap waspada, jaga kesehatan, gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, dan perhatikan asupan gizi,” tukas Husnul.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *