google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Jembatan Cangar Disorot, Sistem Pengamanan Berlapis Mulai Dibangun

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Penanganan kawasan rawan di Jembatan Cangar kini memasuki babak baru. Aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan provinsi memilih pendekatan menyeluruh dengan membangun sistem pengamanan berlapis, bukan lagi sekadar langkah parsial.

Kasat Reskrim Polres Batu, Joko Supriyanto, menyebutkan dua titik krusial, yakni Jembatan Cangar 1 dan 2, akan dipasangi pagar pengaman setinggi 2,5 meter.

“Struktur jeruji besi dirancang untuk menutup celah akses berbahaya, namun tetap mempertimbangkan aspek visual agar tidak terkesan mencekam,” tutur Joko.

Langkah ini ditekankan Joko menjadi respons atas meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap potensi insiden di kawasan tersebut.

Tak Hanya Pagar, CCTV dan Penerangan Jadi Kunci

Joko menerangkan pembangunan pagar bukan satu-satunya solusi. Pemerintah juga menyiapkan sistem pengawasan terpadu melalui pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis. Selain itu, peningkatan penerangan jalan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan, terutama saat malam hari.

“Kombinasi antara penghalang fisik dan teknologi pengawasan ini diharapkan mampu menekan potensi tindakan berisiko yang selama ini kerap dikhawatirkan terjadi di kawasan tersebut. Selama ini, minimnya pengawasan dan akses terbuka di jembatan dinilai menjadi faktor utama meningkatnya potensi kejadian yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Pembagian Tugas Jelas, Provinsi dan Kota Bergerak Bersama

Dalam pelaksanaannya Joko membeberkan, pemerintah membagi peran antarinstansi untuk mempercepat realisasi proyek. PUPR Provinsi Jawa Timur bertanggung jawab atas pembangunan fisik pagar pengaman.

“Sementara itu, Pemerintah Kota Batu fokus pada pengadaan CCTV, jaringan listrik, serta penambahan fasilitas penerangan. Koordinasi lintas sektor ini menjadi kunci agar sistem pengamanan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif ini sekaligus menandai perubahan strategi dari penanganan reaktif menjadi preventif,” paparnya.

Target Mei Dimulai, Cangar Didorong Jadi Kawasan Aman

Joko menerangkan proyek pengamanan Jembatan Cangar dijadwalkan mulai dikerjakan pada pertengahan Mei 2026. Pemerintah menargetkan penyelesaian dalam waktu secepat mungkin. Dengan sistem berlapis yang melibatkan pagar, CCTV, dan pencahayaan, kawasan ini diharapkan berubah dari titik rawan menjadi koridor yang aman dan nyaman.

“Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa keselamatan publik menjadi prioritas utama dalam penataan infrastruktur. Jika berjalan sesuai rencana, Jembatan Cangar akan menjadi contoh penanganan kawasan rawan berbasis sistem terpadu di wilayah Malang Raya,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *