Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Harlah ke-70 MTs Hasyim Asy’ari Kota Batu, Nurochman: Pendidikan Karakter Bertemu Digitalisasi

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-70 MTs Hasyim Asy’ari Kota Batu bukan sekadar seremoni. Tujuh dekade perjalanan madrasah yang dahulu bernama PGAP NU itu menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen mencetak generasi berkarakter, berprestasi, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Rangkaian Harlah digelar selama sepekan dengan memadukan kegiatan akademik, kebangsaan, kreativitas, dan keagamaan. Agenda tersebut meliputi upacara bendera, berbagai perlombaan, pembuatan mading bertema kemerdekaan, gerak jalan, khatmil Qur’an hingga ziarah ke makam para pendiri madrasah. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya madrasah menjaga keseimbangan antara kemampuan akademik dan pembentukan karakter siswa.

Tujuh Dekade dan Jejak Alumni

Eksistensi MTs Hasyim Asy’ari juga tercermin dari kiprah para alumninya yang kini berkarier di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan legislatif.

Salah satu alumni yang hadir dalam peringatan Harlah ke-70 adalah Wali Kota Batu Nurochman. Ia mengaku bangga terhadap almamaternya yang menurutnya tidak hanya memberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memperkuat pemahaman keagamaan.

“Sebagai alumni saya bangga dengan MTs Hasyim Asy’ari. Karena di sekolah inilah kita dididik tidak sekadar ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga ilmu agama,” ujar Nurochman.

Menurutnya, pendidikan agama tetap memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan karakter generasi masa depan. Nurochman juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi MTs Hasyim Asy’ari dalam dunia pendidikan di Kota Batu.

“Sebagai pemerintah Kota Batu, tentu kami mengapresiasi atas eksistensi dan sumbangsih pengabdian MTs Hasyim Asy’ari untuk mencerdaskan anak-anak Kota Batu,” ungkap politisi PKB itu.

Pendidikan Agama Tak Berhenti di Ruang Kelas

Ia menegaskan di tengah perubahan zaman, MTs Hasyim Asy’ari berupaya mempertahankan pendidikan berbasis nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus memperkuat kemampuan siswa menghadapi era digital.
Transformasi tersebut terlihat dari sistem pembelajaran dan ujian yang telah meninggalkan penggunaan kertas selama hampir delapan tahun.

“Mayoritas tenaga pendidik yang berusia relatif muda turut menjadi salah satu faktor yang mendorong madrasah beradaptasi dengan teknologi,” beber Cak Nur sapaan akrabnya.

Cak Nur menegaskan digitalisasi tidak hanya diterapkan dalam proses pembelajaran. Tata kelola pendidikan juga diperkuat melalui integrasi Madrasah Management System (MMS).
Sistem tersebut memungkinkan komunikasi dan pengelolaan informasi antara guru, siswa, dan orang tua dilakukan secara lebih terintegrasi dan real-time.

“Langkah ini menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan tidak harus menghilangkan identitas madrasah. Sebaliknya, teknologi digunakan sebagai sarana untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus mempertahankan nilai-nilai keagamaan,” jelas dia.

Menjaga Tradisi, Menatap Masa Depan

Ia memaparkan Harlah ke-70 menjadi penanda perjalanan panjang MTs Hasyim Asy’ari dalam mengembangkan pendidikan di Kota Batu.
Rangkaian kegiatan yang menggabungkan kreativitas, nasionalisme, pembelajaran, dan aktivitas keagamaan menunjukkan arah pendidikan yang ingin dibangun: siswa tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter dan pijakan moral.

“Di usia tujuh dekade, tantangan madrasah bukan lagi sekadar mempertahankan eksistensi. Tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan generasi baru tanpa kehilangan identitas yang menjadi fondasinya.
Perpaduan pendidikan karakter dan digitalisasi pun menjadi modal MTs Hasyim Asy’ari untuk memasuki fase berikutnya, sekaligus melanjutkan jejak pengabdian yang telah dibangun selama 70 tahun,” pungkas mantan Wakil Ketua DPRD Kota Batu itu.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *