Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Wakapolri Salurkan 1.000 Paket Bansos bagi Petani Bawang Putih di Cianjur

  • Bagikan
banner 468x60
Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. menyalurkan 1.000 paket bantuan sosial (bansos) kepada petani dan masyarakat di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango.

Kabupaten Cianjur, IKoneksi.com — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. menyalurkan 1.000 paket bantuan sosial (bansos) kepada petani dan masyarakat di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango, tepatnya di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

 

Bantuan tersebut diberikan terutama kepada para petani yang mengikuti program tanam serentak bawang putih. Paket bansos berisi kebutuhan pokok sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanam.

 

Dedi mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para petani sekaligus membantu mereka lebih fokus menjalankan kegiatan pertanian.

 

“Semoga bantuan ini bisa membantu para petani. Dengan kebutuhan yang tercukupi, mereka dapat fokus pada bertani bawang putih sehingga hasil panennya dapat melimpah,” ujar Dedi, Rabu (19/8/2026).

 

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menerima bantuan. Menurutnya, kebahagiaan masyarakat menjadi bagian penting dari kehadiran Polri di tengah masyarakat.

 

“Melihat raut bahagia dari petani dan masyarakat tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Ini juga membuktikan bahwa Polri terus hadir di tengah masyarakat,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Dedi menyampaikan bahwa Kabupaten Cianjur merupakan salah satu dari 14 daerah di Jawa Barat yang ditetapkan sebagai lokasi program tanam serentak bawang putih. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan swasembada bawang putih nasional.

 

Menurutnya, lahan yang digunakan dalam program tersebut berasal dari sejumlah pihak, di antaranya PTPN, Dinas Pertanian, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Pada tahap awal, luas lahan yang telah disiapkan untuk penanaman mencapai 44,58 hektare.

 

“Luasan lahan ini akan terus berkembang secara bertahap,” ujarnya.

 

Dedi menjelaskan, dari pelaksanaan tanam serentak tersebut, dalam waktu sekitar empat bulan diproyeksikan menghasilkan panen hingga kurang lebih 450 ton bawang putih.

 

“Jumlah produksinya juga akan bertambah seiring dengan penambahan lahan, hingga target swasembada bawang putih dapat terwujud,” pungkasnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *