Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Dua Mahasiswa Universitas Dili Timor-Leste Ikuti Program Inbound di Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UB

  • Bagikan
banner 468x60

 

Dekan FISIP UB, Dr. Ahmad Imron Rozuli, menyambut baik kehadiran kedua mahasiswa Inbound Universitas Dili Rabu (11/8/2026).

 

 

 

 

 

Kota Malang, IKoneksi.com — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) menerima dua mahasiswa inbound dari Fakultas Ilmu Politik Universitas Dili, Timor-Leste. Kedua mahasiswa tersebut akan mengikuti proses pembelajaran di Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UB selama satu semester pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

 

Dua mahasiswa yang mengikuti program tersebut adalah Joaquina Pacheco de Araujo dan Graziela do Rosario Ferreira. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama internasional sekaligus perluasan pengalaman akademik dan pertukaran pengetahuan antara FISIP UB dan Universitas Dili.

 

Kedua mahasiswa secara resmi diterima oleh Dekan FISIP UB, Dr. Ahmad Imron Rozuli, S.E., M.Si., dalam kegiatan penyambutan pada Rabu (11/8/2026). Sebelumnya, Joaquina dan Graziela diantar langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Politik Universitas Dili, Cesaltina Angela Soares, L.CP., M.Si., untuk memulai program inbound di Universitas Brawijaya.

 

Dekan FISIP UB, Dr. Ahmad Imron Rozuli, menyambut baik kehadiran kedua mahasiswa Universitas Dili. Menurutnya, program inbound tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengikuti pembelajaran di kampus lain, tetapi juga menjadi sarana membangun jejaring internasional serta memperkuat pemahaman lintas budaya.

 

“Kami menyambut dengan sangat baik kehadiran Joaquina dan Graziela di FISIP Universitas Brawijaya. Selama satu semester ke depan, kami berharap keduanya dapat memperoleh pengalaman akademik yang berharga melalui proses pembelajaran di Program Studi Ilmu Pemerintahan, sekaligus membangun interaksi dan jejaring dengan mahasiswa serta sivitas akademika FISIP UB,” ujar Ahmad Imron Rozuli kepada iKoneksi.com, Selasa (18/8/2026).

 

Ia mengungkapkan, kehadiran mahasiswa dari Timor-Leste juga menjadi pengalaman berharga bagi sivitas akademika FISIP UB. Interaksi antara mahasiswa dari Indonesia dan Timor-Leste diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam memahami berbagai persoalan sosial dan politik, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

 

“Internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama di atas dokumen, tetapi juga melalui perjumpaan langsung antarmahasiswa dan akademisi. Dari proses belajar bersama seperti inilah kita dapat saling memahami, bertukar perspektif, dan membangun jejaring yang bermanfaat untuk masa depan,” jelas dia.

 

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Politik Universitas Dili, Cesaltina Angela Soares, menyampaikan apresiasi kepada FISIP UB atas penerimaan dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa Universitas Dili dalam mengikuti program inbound.

 

Menurutnya, kesempatan belajar selama satu semester di Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UB akan menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik sekaligus mengenal lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada FISIP Universitas Brawijaya yang telah menerima mahasiswa kami dengan sangat baik. Program inbound ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Joaquina dan Graziela untuk belajar, beradaptasi dengan lingkungan akademik yang baru, serta mendapatkan perspektif dan pengalaman yang dapat mereka bawa kembali ke Universitas Dili,” ujar Cesaltina.

 

Ia berharap program tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan akademik antara Fakultas Ilmu Politik Universitas Dili dan FISIP Universitas Brawijaya.

 

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk pertukaran mahasiswa, tetapi juga melalui berbagai kegiatan akademik lainnya. Pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara kedua institusi tentu akan memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan pengembangan institusi ke depan,” terangnya.

 

Cesaltina membeberkan selama mengikuti program inbound, Joaquina Pacheco de Araujo dan Graziela do Rosario Ferreira akan mengikuti berbagai kegiatan akademik dan pembelajaran bersama mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UB.

 

“Selain memperoleh pengalaman di ruang kelas, keduanya juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam kehidupan akademik dan lingkungan kampus,” ungkap dia.

 

Ahmad mengungkapkan program inbound tersebut menjadi salah satu wujud komitmen FISIP UB dalam memperluas jejaring dan kolaborasi internasional.

 

“Melalui program pertukaran mahasiswa, FISIP UB terus membuka ruang perjumpaan akademik lintas negara untuk memperkuat kompetensi global, memperluas perspektif, serta meningkatkan pemahaman terhadap berbagai isu sosial dan politik,” tutup dia.

 

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *