google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BPC HIPMI Kota Malang Gandeng SmartID Tingkatkan Kompetensi Pengusaha

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Malang memperluas langkah transformasi digital bagi pelaku usaha dengan menggandeng SmartID.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Hotel Alana Malang, Sabtu (7/3/2026). Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan Learning Management System (LMS) yang akan digunakan sebagai platform kelas online bagi para pelaku usaha.

Ketua BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan bisnis berbasis digital. Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis.

“MoU ini berkaitan dengan pengembangan LMS atau Learning Management System yang akan digunakan untuk program kelas online bagi pelaku usaha,” kata Hendi dalam sambutannya, Sabtu (7/3/2026).

Pelatihan Bisnis Berbasis Digital

Melalui platform digital tersebut, HIPMI Kota Malang bersama SmartID akan menghadirkan berbagai program pelatihan yang dapat diakses secara daring oleh pelaku usaha. Program tersebut mencakup pelayanan pelatihan serta peningkatan kompetensi di bidang usaha melalui platform kelas online. Dengan sistem tersebut, para pelaku usaha tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu dalam mengikuti pelatihan bisnis.

Hendi menilai model pembelajaran digital akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi pengusaha, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha.

“Pelaku usaha dapat belajar secara fleksibel melalui platform ini. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas mereka dalam menjalankan bisnis,” tutur Hendi.

Pengembangan Kurikulum Berbasis Teknologi

Selain menghadirkan kelas online, Hendi menyebutkan kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan kurikulum dan materi pelatihan bidang usaha berbasis teknologi.

“Materi yang disiapkan akan disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha di era digital, mulai dari pengelolaan bisnis, pemasaran digital, hingga penguatan manajemen usaha. Tak hanya itu, program ini juga akan menghadirkan bimbingan teknis dan pendampingan bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kompetensi serta daya saing mereka,” beber Hendi.

Melalui pendampingan tersebut, pelaku usaha diharapkan Hendi dapat mengembangkan bisnis secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Riset dan Kajian Strategis

Kerja sama HIPMI Kota Malang dengan SmartID juga mencakup penyediaan riset dan kajian strategis berbasis data yang dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan di sektor usaha. Riset tersebut diharapkan dia mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.

“Dengan dukungan data yang kuat, kebijakan dan program pengembangan usaha diharapkan dapat disusun secara lebih tepat sasaran,” harapnya.

Hendi menegaskan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen HIPMI Kota Malang untuk terus mendorong lahirnya pengusaha yang kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami ingin pelaku usaha di Malang memiliki daya saing yang kuat, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional bahkan global,” terang Hendi.

“Melalui kolaborasi dengan SmartID, HIPMI Kota Malang berharap ekosistem pelatihan bisnis berbasis digital dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha,” pungkas Hendi.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *