google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dari Rumah Sempit di Pagelaran, Menuju Kampus Impian

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Dari rumah berdinding sederhana berukuran 3×10 meter di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, tumbuh harapan besar yang kini mulai menemukan jalannya. Adalah Arini Ramadhani, seorang putri daerah yang baru saja diterima di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Gadis yang akan menempuh studi di Program Studi Ilmu Pemerintahan ini tak hanya membawa cerita tentang perjuangan akademik, tetapi juga kisah keteguhan hati di tengah keterbatasan ekonomi.

Arini kini tinggal bersama sang ibu, Umroti, seorang guru di MI Azharul Ulum 02 Pagelaran. Sang ayah telah meninggal dunia saat Arini masih duduk di bangku kelas 4 SD. Sejak saat itu, Arini dan keluarganya bertahan hidup dengan mengandalkan penghasilan ibunya yang tak seberapa. Meski demikian, keterbatasan itu tak pernah memupus semangat Arini untuk berprestasi.

Berjuang di Tengah Keterbatasan

Semasa SMA, Arini menempuh pendidikan di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Tak hanya sekadar hadir di kelas, ia berkali-kali mencatatkan diri sebagai juara kelas. Arini konsisten berada di tiga besar, bahkan sering meraih peringkat pertama.

Ketertarikan Arini terhadap Ilmu Pemerintahan berawal dari pengalaman magang di kantor kecamatan saat SMK. Ia merasa terpanggil melihat sistem pelayanan dan administrasi pemerintahan secara langsung. Sejak saat itu, Arini memantapkan pilihannya: ia ingin menjadi bagian dari sistem yang melayani masyarakat.

Awalnya, Arini mencoba masuk UB melalui jalur SNBP, namun gagal. Ia tidak menyerah. Dengan segala keterbatasan, ia mencoba lagi melalui jalur SNBT. Diiringi doa dan dukungan dari ibunya, ia akhirnya berhasil lolos.

Namun, kegembiraannya sempat terganggu oleh kekhawatiran akan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tinggi.

“Keluarga sempat takut kalau UKT-nya besar. Tapi ibu selalu bilang, kalau memang sudah takdir, pasti ada jalan,” kata Arini.

Kejutan dari FISIP UB: Beasiswa Penuh dan Laptop Baru

Kekhawatiran itu pun sirna pada Selasa (22/7/2025). Hari itu, rombongan pimpinan FISIP UB yang dipimpin Dekan Dr. Ahmad Imron Rozuli datang berkunjung ke rumah Arini. Dalam suasana penuh kehangatan, sang dekan tak hanya menyampaikan selamat, tapi juga membawa kabar bahagia: Arini mendapatkan beasiswa penuh hingga lulus, meski belum memiliki KIP Kuliah.

Tak hanya itu, sebuah laptop baru juga diberikan untuk menunjang proses perkuliahannya nanti.

“Kami gratiskan biaya kuliah karena Arini belum punya KIP. Kami ingin ini menjadi awal dukungan nyata kepada anak-anak yang punya semangat tinggi meski dalam kondisi sulit,” terang Dr. Imron.

Motivasi untuk Generasi Arini Lainnya

Dekan FISIP UB juga menyampaikan kunjungan ini adalah awal dari program yang akan terus berlanjut. Ia berharap kisah Arini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain yang mengalami kondisi serupa.

“Kami percaya, banyak Arini lain di luar sana yang juga layak mendapat dukungan. Program ini bisa menjadi kontribusi nyata UB dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Malang Raya, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi,” tegasnya.

Doa Ibu dan Tekad Anak, Kini Terwujud

Umroti, ibu Arini, tak kuasa menahan haru.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu sekali. Anak saya diterima UB saja sudah luar biasa, apalagi sampai dapat beasiswa dan laptop,” ungkapnya penuh syukur.

Kini, beban Arini untuk memikirkan biaya kuliah telah hilang. Ia bisa fokus menuntut ilmu, mengembangkan diri, dan menggapai cita-cita. Imron mengungkapkan dengan semangat dan dukungan dari UB, jalan Arini menuju masa depan yang lebih cerah pun terbuka lebar.

“Kisah ini bukan hanya tentang keberhasilan Arini, tetapi tentang bagaimana sebuah sistem pendidikan dapat hadir nyata membantu, mengangkat, dan menumbuhkan harapan,” pungkasnya Imron. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *