google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Disdik Kota Batu Pastikan TKA 2026 Siap Digelar, 2.895 Siswa Ikuti Ujian Berbasis Komputer Tanpa Gangguan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu memastikan kesiapan penuh pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026. Langkah krusial pun dilakukan dengan mengukuhkan puluhan pengawas ruang guna menjamin ujian berjalan jujur, objektif, dan bebas gangguan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan bahwa pengukuhan pengawas bukan sekadar formalitas administratif. Langkah ini menjadi kunci untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian di tengah tantangan sistem berbasis digital.

“Pengukuhan ini penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar. Tujuan utamanya adalah menjamin integritas, objektivitas, dan kelancaran pelaksanaan TKA,” kata Alfi kepada iKoneksi.com, Selasa (31/3/2026).

Menjelang pelaksanaan TKA SMP pada April 2026, seluruh sekolah di Kota Batu disebut telah melalui tahapan tryout yang intensif. Para siswa juga telah dibiasakan menggunakan aplikasi resmi dari Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), sehingga diharapkan tidak mengalami kendala teknis saat ujian berlangsung.

“Dari sisi infrastruktur, Disdik memastikan kesiapan laboratorium komputer di setiap sekolah. Ketersediaan perangkat dinilai mencukupi untuk seluruh peserta, yang mencapai 2.895 siswa dari 29 lembaga pendidikan,” ucap Alfi.

Mengantisipasi kendala jaringan, Disdik juga telah memetakan kondisi geografis wilayah. Hasilnya, tidak ada sekolah yang masuk kategori blank spot atau rawan sinyal. Langkah antisipatif diperkuat dengan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan penyedia layanan internet untuk menjaga stabilitas jaringan selama ujian.

“Tak hanya itu, Disdik juga menggandeng PLN guna memastikan pasokan listrik tetap stabil. Upaya ini dilakukan agar pelaksanaan ujian berbasis komputer tidak terganggu oleh pemadaman,” jelasnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PLN dan provider internet. Kami ingin siswa fokus pada soal, tanpa terganggu masalah teknis,” tegas Alfi.

Meski demikian, Mantan Kepala DPUPR Kota Batu itu mengakui masih ada satu sekolah yang menghadapi keterbatasan fasilitas, yakni SMP Negeri 7. Namun, solusi telah disiapkan dengan sistem kerja sama antar sekolah agar pelaksanaan tetap berjalan.

“Ini bukan masalah besar. Karena baru pertama kali melaksanakan TKA, kami lakukan sinergi antar sekolah. Ke depan, kekurangan akan kami penuhi,” terang dia.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA 2026 di Kota Batu akan digelar dalam empat gelombang, mulai 6 hingga 16 April 2026. Sebanyak 51 ruang ujian telah disiapkan, dengan 51 pengawas utama dan enam pengawas cadangan.

“Pelaksanaan TKA sendiri mengacu pada Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 serta Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 56 Tahun 2026, yang menjadi dasar hukum penyelenggaraan asesmen nasional berbasis kemampuan akademik. Dengan berbagai persiapan tersebut, saya optimis TKA 2026 akan berlangsung lancar. Lebih dari sekadar ujian, pelaksanaan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan sistem pendidikan daerah dalam menghadapi era digital,” pungkas Alfi.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *