Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Gebyar Merdeka di Malang Town Square, Wali Kota Malang Tekankan Toleransi dalam Keberagaman

  • Bagikan
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memberi sambutan pada Gebyar Merdeka, Minggu (23/8/2026) (Sukma/iKoneksi.com)
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Semangat kemerdekaan tak sekadar diwujudkan melalui perayaan. Pesan tentang persatuan dan toleransi turut menjadi penekanan dalam gelaran ‘Gebyar Merdeka’ yang mengusung tema ‘Mencapai Harmoni dalam Keberagaman’ di Malang Town Square (Matos), Ahad (23/8/2026).

 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi terselenggaranya acara yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Menurutnya, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

 

Mantan Sekda Kabupaten Malang itu menilai, keberagaman suku, agama, kepercayaan, maupun latar belakang lainnya harus disatukan melalui sikap toleransi. Dengan begitu, perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk membangun harmoni.

 

“Dengan adanya toleransi ini, semua dapat kita selesaikan dalam segala bentuk perbedaan dalam satu negara, dalam satu kegiatan, dalam sebuah harmoni yang sudah bersama,” ujarnya dalam sambutan, Ahad (23/8/2026).

 

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat lintas latar belakang seperti Gebyar Merdeka memiliki arti penting bagi Kota Malang.

 

“Sebab, kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan bersama dapat menjadi ruang untuk saling mengenal sekaligus memperkuat rasa persatuan,” sebut dia.

 

Dia juga mengingatkan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan tidak berhenti setelah Indonesia merdeka. Jika para pendahulu memperjuangkan kemerdekaan dengan mempertaruhkan nyawa dan senjata, generasi saat ini memiliki bentuk perjuangan yang berbeda.

 

“Sekarang tentu tantangan dan perjuangan berbeda. Bagaimana kita juga mempertahankan dan memberikan semangat-semangat perjuangan yang berbeda di tahun-tahun dulu, dengan semangat perjuangan tahun ini, agar negara kita tetap menjadi negara yang betul-betul bersatu,” beber politisi Gerindra itu.

 

Karena itu, peringatan kemerdekaan menurutnya tidak semestinya hanya menjadi seremoni. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesetaraan.

 

Orang nomor satu Pemkot Malang itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Ia menilai kolaborasi berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu wujud nyata dalam merawat keberagaman di Kota Malang.

 

“Ini adalah yang satu keberagaman untuk menjadi harmoni, untuk bisa bersatukan,” ucap dia.

 

Kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, sekaligus menunjukkan komitmen untuk berada di tengah masyarakat dalam menjaga toleransi. Terlebih, Kota Malang selama ini dikenal sebagai kota dengan masyarakat yang beragam.

 

“Menjadi satu wujud nyata pemerintah hadir di tengah keberagaman, di tengah perbedaan. Tentunya kita berada di tengah satu, yaitu Kota Toleransi, Kota Malang,” pungkasnya.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *