google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Expo Kesehatan Terbesar 2025 Dorong Wisata Medis Lokal

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Surabaya, iKoneksi.com — Kota Surabaya kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar sektor kesehatan dan wellness bertaraf nasional. Bertempat di Grand City Convex, ajang Indonesia Medical Wellness Tourism Expo 2025 (IMWTE 2025) resmi dibuka dan akan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai 25 hingga 27 Juli 2025.

Pameran ini menjadi momen strategis untuk membangun sinergi antarpelaku industri kesehatan dan pariwisata kebugaran, khususnya di Jawa Timur. Diselenggarakan oleh M HEALTH dan didukung penuh oleh Malang Health Tourism Board, IMWTE 2025 mengusung semangat kolaborasi lintas sektor guna mendorong penguatan layanan kesehatan domestik dan mencegah semakin banyaknya warga Indonesia yang berobat ke luar negeri.

Partisipasi Lembaga Terkemuka: RSUD Hingga Estetika

Ajang ini diramaikan oleh sejumlah institusi kesehatan terkemuka. Salah satunya RSUD Karsa Husada Kota Batu, yang baru saja memperoleh sertifikasi resmi dari Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit wisata medis, menandai langkah besar dalam pengembangan layanan wisata kesehatan di wilayah Malang Raya.

Turut hadir pula Persada Hospital Malang dengan keunggulan layanan jantung dan bedah, serta RSUD Soewandhie Surabaya yang membawa teknologi peremajaan sendi berbasis stem cell.

Di bidang diagnostik dan kecantikan, SIMA Diagnostic Clinic hadir dengan layanan medical check-up dan skrining genomik, sementara MS Glow Aesthetic Clinic menampilkan teknologi terkini dalam layanan anti-aging dan estetika medis.

Dari sektor properti dan pariwisata, CitraGarden Malang milik Ciputra Group memperkenalkan kawasan senior living berkonsep urban resort, dan Jatim Park Group membawa paket wellness staycation lewat Klub Bunga Resort dan Museum Tubuh perpaduan edukasi anatomi dan relaksasi.

Target Kurangi Rp160 Triliun Pasien ke Luar Negeri

Ketua Malang Health Tourism Board, Ardantya Syahreza, menegaskan pentingnya IMWTE 2025 sebagai gerbang percepatan transformasi layanan wisata kesehatan. Menurutnya, kualitas layanan medis di Jawa Timur sudah setara bahkan lebih unggul di beberapa sektor dibanding negara lain.

“Saatnya masyarakat menyadari bahwa Indonesia, khususnya Jawa Timur, punya rumah sakit dan layanan kesehatan berkelas. Dengan kolaborasi seperti ini, kita bisa menahan arus Rp160 triliun per tahun yang selama ini dibelanjakan pasien Indonesia ke luar negeri,” kata Ardantya.

Menurut data, sebagian besar dana itu digunakan untuk pemeriksaan kesehatan rutin, perawatan jantung, operasi plastik, peremajaan tubuh, hingga layanan kebugaran dan wellness.

“Inilah alasan kuat mengapa ekosistem wisata medis perlu diperkuat dari dalam negeri,” ucapnya.

Konsultasi Gratis dan Promo Selama Tiga Hari

IMWTE 2025 ditekankan Ardantya tidak hanya menjadi panggung bagi institusi besar, namun juga menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat layanan kesehatan unggulan yang tersedia di Jawa Timur. Pengunjung dapat memanfaatkan kesempatan untuk konsultasi gratis, diskusi dengan dokter dan terapis profesional, hingga mendapatkan informasi seputar paket wisata medis.

Pameran dibuka setiap hari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini terbuka untuk umum, baik individu yang ingin melakukan medical check-up, keluarga yang mencari layanan kesehatan terbaik, hingga pelaku industri yang tertarik menjalin kerja sama.

“Dengan semangat “Sehat di Negeri Sendiri”, IMWTE 2025 tak hanya menjadi etalase prestasi, tetapi juga menjadi titik balik arah industri kesehatan Indonesia menuju kemandirian dan daya saing global,” tukasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *