google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Farid Faletehan Resmi Pimpin OJK Malang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Dalam sebuah prosesi resmi yang berlangsung khidmat di Aula Gajayana, Kantor OJK Malang, Rabu (7/5/2025), Farid Faletehan resmi dikukuhkan sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang yang baru. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi.

Acara ini turut dihadiri oleh pimpinan daerah dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang. Momentum ini menjadi simbol tonggak baru dalam arah penguatan sektor jasa keuangan di wilayah Malang Raya dan sekitarnya.

Dorongan Kuat untuk Inklusi Keuangan yang Merata

Dalam sambutannya, Kepala OJK Malang, Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya pemanfaatan forum Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai motor penggerak peningkatan inklusi keuangan. Ia berharap TPAKD bersama OJK Malang dapat menjadi katalisator dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat luas.

“OJK Malang bersama TPAKD diharapkan dapat terus meningkatkan program Literasi dan Inklusi Keuangan yang sejalan dengan Program Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini juga mendukung Asta Cita Pemerintah, serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah Nasional,” tegas Friderica.

“Penekanan terhadap literasi dan inklusi keuangan tidak lepas dari peran vitalnya dalam membentuk masyarakat yang tangguh secara ekonomi, melek finansial, dan mampu mengakses layanan keuangan secara adil dan setara,” kata Friderica.

Stabilitas Keuangan Daerah Terjaga Baik

Friderica juga menyampaikan kondisi sektor jasa keuangan di wilayah Kantor OJK Malang saat ini berada dalam keadaan stabil. Hal itu tercermin dari tingkat permodalan lembaga keuangan yang kuat serta likuiditas yang memadai. Ia menambahkan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif yang berpihak kepada masyarakat luas harus menjadi prioritas utama.

“Pembangunan perekonomian yang berpihak kepada masyarakat perlu terus diprioritaskan agar setiap masyarakat memiliki akses yang sama,” ujarnya.

Peluncuran Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD)

Dalam kesempatan yang sama, Friderica juga mengumumkan peluncuran Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) sebagai hasil kolaborasi OJK dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Kemenko Perekonomian. Indeks ini diharapkan menjadi alat penting bagi para pemangku kepentingan dalam memetakan dan menganalisis kondisi inklusi keuangan di berbagai daerah, guna mendorong percepatan akses keuangan yang merata.

“Dengan adanya IKAD, kebijakan dan program inklusi keuangan dapat disusun secara lebih akurat dan tepat sasaran, termasuk untuk wilayah Malang yang kini dipimpin oleh Farid Faletehan,” terang Frederica.

Harapan Pemerintah Kota Malang terhadap Kepemimpinan Baru

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya menyambut baik pengukuhan Farid Faletehan sebagai pemimpin baru OJK Malang. Ia menaruh harapan besar pada lahirnya inovasi dan penguatan sektor jasa keuangan di kota yang tengah tumbuh pesat ini.

“Peran OJK dalam mendukung transformasi keuangan digital yang selaras dengan peningkatan pelindungan konsumen sangat diperlukan. Hal ini penting dalam mewujudkan sistem keuangan yang tangguh dan kontributif terhadap perekonomian daerah,” tegas Wahyu.

Ia juga berharap sinergi antara OJK dan Pemerintah Kota Malang dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong inklusi keuangan yang menyasar masyarakat menengah ke bawah serta pelaku usaha kecil dan menengah.

Langkah Strategis Menuju Akses Keuangan yang Lebih Luas

Dengan kepemimpinan baru di bawah Farid Faletehan, OJK Malang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, baik itu pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, hingga kalangan akademisi.

“Tujuannya jelas menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan,” tutur Wahyu.

Momentum pengukuhan ini diharapkan Wahyu menjadi awal dari penguatan kebijakan dan koordinasi lintas sektor yang lebih efektif, dengan orientasi utama pada kepentingan masyarakat luas. Farid Faletehan, sebagai nakhoda baru, mengemban tanggung jawab besar dalam mengawal program-program strategis OJK di wilayah Malang.

“Harapan kini tertuju padanya untuk membawa semangat baru dan arah kebijakan yang mampu menjawab tantangan keuangan di era digital, sekaligus menjadikan OJK Malang sebagai lembaga yang adaptif, responsif, dan berdaya guna tinggi bagi pembangunan ekonomi daerah,” tutup Wahyu. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *