google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Gubernur Bobby Didesak Atasi Jalan Rusak di Labuhan Batu

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Serikat Pemuda Pantai Peduli Labuhan Batu (SPPPLU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (30/9/2025). Aksi ini menyoroti kondisi jalan provinsi di ruas lintas Aek Nabara – Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu, yang mengalami kerusakan parah dan telah lama menjadi keluhan masyarakat.

Suara Lantang dari Pemuda dan Mahasiswa

Aksi dipimpin langsung oleh Koordinator Aksi sekaligus Ketua Umum SPPPLU, Fikril Hakim, didampingi Koordinator Lapangan, Hafiznnur Fathurrahman. Tak hanya itu, dukungan moral juga datang dari Aliansi Mahasiswa Cinta Tanah Air (AMCTA) yang diwakili Ketua Umumnya, Rafi Siregar.

Dalam orasinya, massa menuding kerusakan jalan dipicu aktivitas kendaraan berat milik sejumlah perusahaan kelapa sawit. Nama PTPN IV Ajamu serta beberapa perusahaan swasta lainnya disebut sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas makin parahnya kerusakan.

“Setiap hari truk-truk sawit dengan muatan berat melintas. Jalan yang sebelumnya sudah rusak menjadi hancur total. Saat hujan berubah jadi kolam lumpur, sementara saat kemarau jalan dipenuhi debu tebal. Kondisi ini jelas mengganggu aktivitas masyarakat,” tegas Fikril di tengah orasi.

Bobby Nasution Turun Langsung Temui Massa

Aksi tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang memilih menemui massa di halaman kantor gubernur. Kehadiran Bobby menjadi sorotan karena jarang seorang kepala daerah turun langsung merespons demonstrasi warga.

“Dalam dua minggu ke depan saya akan turun langsung ke Kabupaten Labuhan Batu untuk survei kondisi jalan Aek Nabara – Panai Hulu – Ajamu. Kami juga akan mengecek aktivitas perusahaan kelapa sawit, termasuk PTPN IV Ajamu, guna memastikan apakah benar angkutan truk mereka memperparah kerusakan jalan,” kata Bobby dengan nada tegas.

Bobby menambahkan, hasil survei itu akan dijadikan dasar penanganan serius, termasuk rencana perbaikan jalan dan pengawasan lebih ketat terhadap perusahaan-perusahaan sawit yang terbukti melanggar aturan.

Aspirasi Dihargai, Massa Beri Apresiasi

Respons cepat Gubernur Bobby membuat massa aksi merasa didengar. Fikril mengapresiasi langkah tersebut dan berharap janji perbaikan segera diwujudkan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang bersedia menemui kami. Harapan kami, jalan lintas Aek Nabara – Panai Hulu segera diperbaiki demi kepentingan masyarakat luas,” ungkap Fikril.

Hal senada disampaikan oleh Rafi Siregar dari AMCTA. Ia menekankan bahwa persoalan jalan rusak sudah masuk kategori darurat.

“Jalan ini berubah jadi kolam saat hujan dan lautan debu saat kemarau. Kondisi ini sangat membahayakan pengendara dan warga sekitar. Kami juga menuntut pemerintah menindak tegas perusahaan-perusahaan sawit yang diduga memperparah kerusakan,” tegas Rafi.

Aksi Ditutup dengan Doa Bersama

Unjuk rasa yang berlangsung tertib itu akhirnya ditutup dengan doa bersama. Massa berharap pemerintah provinsi benar-benar serius menindaklanjuti janji Gubernur Bobby, tidak hanya sebatas pernyataan. Mereka menegaskan bahwa masyarakat Labuhan Batu berhak mendapatkan infrastruktur layak demi kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan.

“Dengan mata tertuju pada langkah selanjutnya, publik kini menunggu bukti nyata dari janji Gubernur Sumatera Utara. Apakah survei lapangan benar-benar akan dilakukan dan diikuti dengan perbaikan konkret, ataukah janji itu akan kembali terkubur seperti jalan yang penuh lumpur di Labuhan Batu?,” pungkas Fikril. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *