google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Gugur Saat Bertugas, Tiga Personel Polri Katingan Naik Pangkat Anumerta

  • Bagikan
Tiga Personel Polri yang Gugur Saat Bertugas
banner 468x60
Tiga Personel Polri yang Gugur Saat Bertugas

Jakarta, iKoneksi.com – Polri berduka atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah. Mereka kehilangan nyawa saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

 

Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu (1/7), ketika Satresnarkoba Polres Katingan menerima laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran sabu di desa tersebut. Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi seorang terduga pelaku berinisial BIO, residivis kasus narkotika.

 

Menindaklanjuti informasi itu, tim Satresnarkoba bergerak menuju lokasi pada Kamis dini hari. Tim dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim utama ditugaskan melakukan penangkapan terhadap pelaku di kediamannya.

 

Namun, proses penangkapan berubah menjadi perlawanan sengit. Sejumlah orang di lokasi menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan, tetapi serangan terus berlanjut sehingga tindakan terukur harus dilakukan demi keselamatan personel.

 

Situasi semakin kacau ketika keluarga pelaku dan sejumlah warga berdatangan. Mereka melakukan penyerangan dengan senjata tajam, senjata api rakitan, serta benda berbahaya lainnya. Tim Satresnarkoba berusaha menyelamatkan diri sambil meminta bantuan dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.

 

Dalam proses evakuasi, sembilan personel berhasil diselamatkan. Namun, tiga anggota Polri gugur di medan tugas: Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

 

Sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka, Kapolri menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta. Keputusan ini berlaku mulai 5 Juli 2026, sesuai dengan Keputusan Kapolri tentang KPLB Anumerta bagi anggota Polri.

 

“Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Senin (6/7).

 

Ia menegaskan bahwa penghargaan berupa KPLB Anumerta adalah bentuk penghormatan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara.

 

Penghormatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas pemberantasan narkotika bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga perjuangan mempertaruhkan nyawa demi keselamatan masyarakat.

 

Irjen Pol. Johnny menambahkan, Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa sesuai ketentuan hukum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keadilan ditegakkan dan pelaku penyerangan bertanggung jawab atas perbuatannya.

 

Selain itu, Polri juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur akan dipenuhi. Pendampingan diberikan sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayat.

 

“Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi,” tutup Irjen Pol. Johnny.

 

Duka mendalam ini menjadi refleksi betapa beratnya tugas aparat dalam menghadapi jaringan narkotika. Gugurnya tiga Bhayangkara sejati di Katingan akan selalu dikenang sebagai pengorbanan mulia demi bangsa dan negara.

 

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *