google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Hipmi UMM Gelar Divakara Expo, Cetak Wirausahawan Muda Tangguh

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan inovatif di bidang kewirausahaan. Melalui Divakara Expo 2025, kampus putih menggelar serangkaian kegiatan ekonomi kreatif yang menggabungkan edukasi, kompetisi, dan aktualisasi diri mahasiswa. Acara ini terselenggara pada 16 Juni 2025 dan merupakan hasil kolaborasi antara HIPMI Perguruan Tinggi UMM, Koperasi Mahasiswa UMM, serta berbagai mitra internal dan eksternal kampus.

Mengusung tema Digitalisasi dan Dinamika Nilai Rupiah, Divakara Expo 2025 menghadirkan seminar nasional, expo UMKM, Business Model Canvas Competition, serta perekrutan anggota baru HIPMI PT. Ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas terlibat aktif, menjadikan expo ini sebagai ruang nyata pengembangan ekonomi kreatif berbasis kampus.

Ketua Umum HIPMI Kota Malang, Kartika, dalam sambutannya menekankan bahwa mahasiswa perlu diasah untuk memahami tantangan dunia bisnis sejak dini.

“Kompetisi model bisnis bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi membentuk karakter yang tahan banting dan visioner,” katanya.

Kartika juga mengajak generasi muda untuk aktif dalam organisasi dan siap menghadapi era digitalisasi. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dunia usaha, startup, kampus, dan masyarakat adalah kunci untuk mencetak pelaku ekonomi masa depan yang adaptif dan tangguh.

Dukungan penuh juga datang dari Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., yang mengapresiasi gelaran Divakara Expo sebagai bagian dari misi besar kampus dalam mencetak entrepreneur muda.

“Semangat kewirausahaan harus ditanamkan sejak di bangku kuliah. Pondasi bangsa besar selalu dimulai dari anak-anak muda yang berani bermimpi dan membangun,” tegasnya.

Nazaruddin menggarisbawahi bahwa UMM telah lama merintis jalan kemandirian ekonomi mahasiswa melalui berbagai unit usaha strategis di sektor kesehatan, pertanian, perhotelan, hingga bidang intelektual. Semua itu tidak hanya untuk memperkuat posisi kampus sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang berorientasi pada kemanusiaan.

Ia juga menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa agar siap menghadapi dua sisi kehidupan: menerima peluang untuk hidup lebih baik (accept for the better life) dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk (prepare for the worst). Menurutnya, kepemimpinan masa depan tidak cukup hanya dengan idealisme, tetapi harus dibarengi dengan mental kewirausahaan yang adaptif dan solutif.

“Bisnis yang baik adalah bisnis yang menyentuh kehidupan manusia. Karena itu, jangan hanya jadi penonton, jadilah pelaku yang menciptakan dampak,” pesan Nazaruddin, menutup sambutannya.

Divakara Expo 2025 ditekankan Nazaruddin tidak hanya menjadi ajang pameran ide bisnis, tetapi juga simbol kuat dari semangat transformasi kampus menuju ekosistem pendidikan yang menghasilkan agen perubahan di bidang ekonomi.

“Lewat acara ini, UMM kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga membentuk pemimpin masa depan yang siap mengguncang pasar lokal maupun global,” tukasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *