google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Hotel Tugu Malang Tembus 10 Besar Hotel Terbaik Asia

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Hotel Tugu Malang kembali mengukir prestasi membanggakan. Dalam ajang bergengsi Travel + Leisure Asia-Pacific Luxury Awards 2025, hotel ini sukses menembus jajaran 10 hotel kota terbaik se-Asia Pasifik. Yang lebih membanggakan, Hotel Tugu Malang menjadi satu-satunya hotel di luar Jakarta yang mampu bersaing di antara dominasi hotel-hotel mewah di kota metropolitan besar lainnya seperti Bangkok, Tokyo, dan Singapura.

Prestasi ini bukan hanya sekadar soal mewahnya fasilitas. Lebih dari itu, pengakuan internasional ini merupakan bentuk apresiasi terhadap nilai sejarah, seni, dan budaya yang selama ini dihidupkan dengan konsisten oleh Hotel Tugu Malang.

Kekuatan Cerita di Balik Setiap Sudut Hotel

Didirikan oleh Anhar Setjadibrata, seorang kolektor seni dan pecinta sejarah, Hotel Tugu Malang bukan sekadar tempat menginap. Sejak awal berdirinya, hotel ini didesain sebagai wadah pelestarian warisan budaya Nusantara. Setiap ruang di hotel ini memuat narasi historis yang kaya, mengajak setiap tamu untuk menikmati kisah Indonesia dalam balutan kemewahan.

Contohnya, Babah Suite menampilkan nuansa budaya Peranakan secara kental, sedangkan Raden Saleh Suite menghidupkan semangat seniman legendaris abad ke-19, lengkap dengan replika lukisan “Penangkapan Pangeran Diponegoro”. Bahkan di Presidential Suite Apsara Residence, tamu disuguhi suasana mitologis Asia, dilengkapi tempat tidur dan bathtub istimewa sepanjang 3,5 meter yang dirancang khusus.

Kuliner dan Ruang Berkisah yang Menyentuh Rasa dan Jiwa

Keistimewaan Hotel Tugu Malang tidak berhenti di kamar. Di ranah kuliner, Melati Restaurant menyuguhkan lebih dari 175 menu autentik dari Nusantara, Peranakan, hingga hidangan klasik Eropa. Sedangkan SaigonSan menyajikan suasana Indochina yang otentik melalui tiga konsep berbeda dari Royal Angkor yang megah, zona Saigon yang hidup, hingga rooftop santai dengan panorama memikat.

Tak hanya perut, Hotel Tugu juga memanjakan jiwa dengan ruang-ruang penuh cerita. Babah Room menampilkan koleksi Wayang Potehi dan memorabilia keluarga Peranakan Jawa, sementara Radja Room mengisahkan Oei Tiong Ham, raja gula dari Semarang, melalui benda-benda antik dari Dinasti Han hingga Ching. Ada juga Bangsal Merah Boepati, ruang penghormatan kepada para bupati Jawa Timur dari abad ke-18 hingga ke-20.

Sisi Romantis dan Relaksasi yang Sulit Dilupakan

Endless Love Avenue menjadi salah satu ikon visual hotel ini. Sebuah lorong dengan dinding bernuansa pink dan ungu, diterangi cahaya lilin, berakhir dengan lukisan The Kiss karya Gustav Klimt. Tempat ini telah menjadi salah satu spot foto paling dicari oleh tamu-tamu hotel.

Untuk pengalaman relaksasi, tersedia Apsara Javanese Wellness Sanctuary sebuah spa yang mengusung filosofi Jawa tentang keharmonisan tubuh dan pikiran. Sementara Ban Lam Wine Shop & Bar menghadirkan suasana salon Eropa klasik dengan koleksi wine terbaik di Malang. Und Corner menambah daya tarik dengan roti tempo dulu dan oleh-oleh khas yang bisa dibawa pulang.

Simbol Bahwa Kota Seperti Malang Bisa Bersaing

Penghargaan dari Travel + Leisure ini merupakan pengakuan bahwa kota seperti Malang memiliki daya saing sejajar dengan kota besar dunia. Lebih dari sekadar kemewahan fisik, Hotel Tugu Malang menyampaikan pesan bahwa identitas budaya, sentuhan personal, dan cerita yang bermakna mampu menjadi kekuatan utama.

“Hotel Tugu akan terus tumbuh,” ujar pihak manajemen.

“Namun kami percaya, bahwa keramahan, seni, dan cerita adalah inti dari setiap perjalanan,” sambungnya.

Dengan torehan prestasi ini, Hotel Tugu Malang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga membuktikan bahwa kejayaan pariwisata Indonesia tidak selalu datang dari ibu kota melainkan bisa lahir dari tempat-tempat yang menjunjung tinggi akar budayanya. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *