Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Ibu Tewas Ditabrak Pelajar di Mojokerto, Warga Syok di Pagi Buta

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Mojokerto, iKoneksi.com – Suasana pagi di Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, mendadak berubah mencekam. Warga yang biasanya sibuk beraktivitas dikejutkan oleh suara benturan keras di Jalan Raya Mojorejo, tepat di depan Pondok Pesantren Roudlotul Muhtadin. Seorang ibu rumah tangga, Ariyah (48), warga Dusun Sugianyar, meregang nyawa seketika setelah tertabrak sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar, Senin (27/10/2025) pagi.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, saat korban tengah menyeberang jalan sepulang dari berbelanja sayur di warung langganannya. Menurut keterangan warga sekitar, kecelakaan terjadi begitu cepat hingga tak sempat dihindari.

“Korban mau menyeberang, tiba-tiba motor dari arah timur melaju kencang dan langsung menabrak,” ucap Santoso, warga sekitar yang pertama kali melihat kejadian tersebut.

Motor yang menabrak dikendarai oleh seorang siswi SMKN 1 Kemlagi bernama Amel, asal Dusun Sukomulyo, Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi. Saat kejadian, pelajar tersebut diketahui tengah berangkat menuju sekolah. Diduga, Amel melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak sempat mengerem saat melihat korban di tengah jalan.

Benturan keras membuat korban terhempas beberapa meter dan mengalami luka parah di bagian perut. Warga sekitar berlarian keluar rumah untuk memberikan pertolongan, namun nyawa Ariyah tak terselamatkan. Ia meninggal di lokasi kejadian.

“Korban meninggal di tempat. Sedangkan pengendara motor kepalanya bocor dan kakinya patah,” sebut Santoso.

Tak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Kemlagi tiba di lokasi bersama tim medis. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi kejadian, dan jalan sempat macet karena banyaknya warga yang ingin melihat langsung peristiwa tragis tersebut. Jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RA Basoeni, Gedeg, untuk keperluan visum. Sementara Amel, pelajar yang menabrak, turut dibawa ke rumah sakit yang sama untuk menjalani perawatan akibat luka berat.

Kapolsek Kemlagi, yang dikonfirmasi terkait kejadian ini, membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Mojorejo yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Pengendara motor masih dalam perawatan di rumah sakit,” ujarnya singkat.

Petugas kini tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi, termasuk warga yang melihat langsung detik-detik kejadian. Selain itu, motor yang digunakan pelajar tersebut juga telah diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit bagi warga sekitar tentang pentingnya kewaspadaan di jalan raya, terutama di pagi hari ketika aktivitas masyarakat dan pelajar bersamaan meningkat. Jalur Mojorejo sendiri dikenal cukup ramai di pagi hari karena menjadi akses utama warga menuju sekolah, pasar, dan tempat kerja. Sayangnya, banyak pengendara yang masih mengabaikan kecepatan dan keselamatan di kawasan padat tersebut.

Bagi warga Dusun Sugianyar, kepergian Ariyah meninggalkan duka mendalam. Ia dikenal sebagai sosok ibu yang rajin, ramah, dan kerap membantu tetangga. Kematian mendadak di jalan raya ini pun menjadi pukulan berat bagi keluarga dan warga sekitar.

“Beliau orang baik, setiap pagi jualan sayur, gak pernah bermasalah sama siapa pun,” tutur seorang warga sambil menitikkan air mata.

Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di wilayah Mojokerto yang melibatkan pelajar. Kepolisian mengimbau agar para siswa yang berkendara tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak ugal-ugalan di jalan. Selain itu, peran orang tua juga dinilai penting dalam memastikan anak-anak mereka berkendara dengan aman dan memiliki surat izin mengemudi sesuai ketentuan.

Tragedi di pagi buta itu kini menjadi pelajaran bagi banyak pihak: bahwa kelalaian sesaat di jalan raya bisa merenggut nyawa orang lain dalam sekejap. Polisi berjanji akan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku, sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dan keterangan saksi-saksi tambahan.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *